iklan

SKRIPSI JURUSAN ELEKTRO OTENTIKASI PADA APLIKASI BERBASIS WEB


SKRIPSI JURUSAN ELEKTRO OTENTIKASI PADA APLIKASI BERBASIS WEB
 Bab 1
Pendahuluan

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep “downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat
Kini penggunaan jaringan komputer kian populer, banyak berbagai jenis perusahaan memiliki jaringan komputer dalam beberapa bentuk. Jaringan komputer digolongkan dalam dua kelompok utama, Jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer sampai ratusan komputer disuatu kantor atau gedung merupakan jaringan lokal atau disebut Local Area Network (LAN). LAN yang terpisah dapat dihubungkan menggunakan jalur komunikasi tertentu, misalnya jalur telpon. Hasilnya berupa jaringan luas atau Wide Area Network (WAN).
Peralatan - peralatan yang dibutuhkan untuk membangun Jaringan Komputer / Local Area Network (Lan).

Perlengkapan Jaringan / Hardware


Berapa biaya untuk membangun sebuah jaringan ? pertanyaan inilah yang pertama muncul dari  orang  yang ingin membangun jaringan. Tentu saja pertanyaan ini tidak dapat begitu saja dijawab oleh ahli jaringan  sekalipun. Tergantung pada faktor-faktor seperti jenis jaringan (peer to peer atau client server) yang akan dibangun, jumlah pemakai jaringan nantinya, apakah  kantor atau sekolah yang bersangkutan sudah memiliki PC yang selama ini masih stand-alone, dan sebagainya.
Berikut adalah perlengkapan yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah jaringan, yang meliputi :
·         Satu (1) Unit komputer untuk Server.
·         Beberapa Unit komputer untuk Client.
·         HUB 16 Port, Untuk jaringan yang terdiri dari 1 Server dan 15 Client.
·         Ethernet Card, Untuk masing masing komputer dibutuhkan 1 Ethernet Card.
·         Jack RJ 45, Untuk masing-masing komputer dibutuhkan 2 PCS Jack RJ 45.
·         Kabel UTP, Panjangnya tergantung kebutuhan pada saat pemsangan.
·         Modem 56 Kbps.
·         Line Telpon.
·         UPS.

Server


·         Pada jaringan peer to peer, tidak dibutuhkan satu komputer tersendiri yang bertindak sebagai Server. Setiap komputer di dalamnya dapat berfungsi sebagai server bagi komputer lainnya. Server disini bertindak sebagai penyedia sumberdaya jaringan seperti data, aplikasi, printer, ruang disk, dan sebagainya bagi komputer lainnya.

·         Pada jaringan client server dibutuhkan satu komuter tersendiri yang bertindak sebagai server. Dalam bentuk fisik, server bisa berupa sebuah PC yang berprosesor lebih canggih dan memori serta harddisk yang berkapasitas lebih besar daripada komputer klien yang ada didalam jaringan. Tiga faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam memilih komputer server yakni kecepatan prosesor (CPU), kapasitas memori dan Harddisk.

 

Komponen jaringan dari ujung ke ujung


Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer ? jawabannya jelas komputer, tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? ada dua macam yaitu perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang dimaksud disini mencakup NIC, hub, switch, repeater, bridge, raouter dan tentu saja kabel. Perangkat lunak yang jelas dibutuhkan  adalah sistem operasi jaringan.

NIC (Network Interface Card) 
NIC  merupakan peranti penghubung antara komputer dengan  jaringan.. Ada tiga hal yang harus diperhatikan  dari suatu NIC yaitu  tipe kartu, jenis protokol dan tipe kabel yang mendukungnya. Ada dua macam tipe kartu yaitu PCI dan ISA, sebagai sedikit penjelasan pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan ikosong  oleh pembuat komputer, agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer dengan menambahkan beberapa kartu misalnya kartu suara (untuk membuat komputer bersuara bagus), kartu video (untuk membuat tampilan layar komuter lebih bagus) dan NIC (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Untuk mengetahui kedua slot yaitu PCI dan ISA, Anda dapat membuka kotak (casing) komputer, dibagian belakang Anda bisa melihat dua deret slot. Slot PCI yang biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dari slot ISA. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi.
·         Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah etherner dan fast ethernet. Ada beberapa protokol lain yang kurang populer, Token Ring, FDDI dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10 Mbps, sedangkan Fast ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100 Mbps.

Kabel

Kabel merupakan komponen penting dalam jaringan. Kabel yang  membuat data bisa mengalir di jaringan kecuali jika menggunakan jaringan tanpa kabel (Wireless).
Ada beberapa tipe kabel yang digunakan orang yaitu UTP (unshielded Twisted Pain, coaxial dan fiber optik. UTP paling banyak dipilih orang karena murah, kemampuannya memadai dan pemasangannya cendrung lebih mudah. Kabel Coaxial mirip dengan kabel televisi. Fiber optik merupakan kabel paling mahal (dari sisi instalasi maupun harga per meter), tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data paling bagus.
6/33
Pemasangan kabel fiber optik paling rumit, oleh karena itu paling mahal. Dalam memilih kartu, harus menyesuaikan dengan tipe kabel yang akan di pasang. Jika dirangkum dari ciri-ciri yang menentukan tipe kartu adalah kombinasi sebagai berikut:

·         Ethernet/PCI/UTP
·         Ethernet/ISA/UTP
·         Ethernet/PCI/UTP/BNC
·         Combo (Ethernet/Fast Ethernet)/PCI/UTP
·         Fast Ethernet/PCI/UTP.

Hub


Secara sederhana Hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, Hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komuputer server. Hub memiliki 4 – 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain. Pada jaringan bertopologi bus, ada juga perangkat sejenis hub namanya repeater bekerja memperkuat sinyal agar data bisa mencapai jarak yang lebih jauh.

Bridge 


Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat ethernet dari setiap node yang memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge.

Switch


Switch yang dimaksud disini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep Bridge, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan.

Router


Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya Router menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Sebuah IP Router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lainnya.

Software  Jaringan  :

Komputer tidak dapat bekerja tanpa perangkat lunak (software). Software merupakan kumpulan dari program yang digunakan untuk menjalankan komputer. Program merupakan serangkaian perintah yang diberikan kepada komputer apa yang harus dilakukannya. Software yang digunakan dalam membangun jaringan antara lain :

·         Microsoft® Windows NT Server 4.0 , Untuk Operating Sistem pada Server.
·         Microsoft® Windows 95/98, Untuk Operating Sistem pada Client.
Teknologi yang digunakan pada jaringan komputer, merupakan perkembangan teknologi SKDP (PT Telkom). Protokol AX.25 digunakan pada link layer, yang merupakan perkembangan protokol X.25 (SKDP). Diatas protokol AX.25 digunakan protokol/InterNet Protokol) yang memungkinkan integrasi berbagai jenis komputer ke dalam jaringan.
Adapun aplikasi utama yang dijalankan dalam jaringan komputer ini adalah : 
·         Surat elektronnik.
·         Diskusi / konferensi secara elektronik.
·         Pengiriman berkas / file secara elektronik
·         Akses pada distributed database.
Ethernet
Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.
Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.
Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.
Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan
Jaringan Internet (IP Network)
Jaringan Internet (IP Network) yang digunakan adalah internet, Corporate atau Enterprise IP network (Intranet) dan  IP Virtual Private Network (Extranet). Jaringan internet mewakili public internet, memiliki resiko kegagalan yang besar, sedangkan intranet dan PVN sering disebut Managed IP network. Managed IP Network menjamin kualitas VoIP, beberapa provider menyediakan koneksi ke jaringan  Managed IP Network-nya.
Masalah utama dalam VoIP adalah Quality of Service seperti Interoperability, Reliability, Availability, Scalability, Accessibility, dan Viability yang belum matang. Beberapa usaha dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, seperti membentu protokol komunikasi yang sesuai, menggunakan signalling ss7, MPLS, network management,  serta network improvement.

Voice over Internet Protocol (VoIP)


VoIP yang disebut juga internet telephony merupakan teknologi yang menawarkan solusi teleponi melalui jaringan paket (IP Network). Teknologi menyimpang dari kelaziman tetapi menjanjikan suatu kelebihan, sehingga banyak pihak yang ikut melibatkan diri. VoIP mereduksi biaya mereduksi biaya percakapan sampai 60%. Sebagai contoh, tarif percakapan lewat telepon kabel di Amerika Serikat Rp 6.000/menit atau US$ 66 sen, sementara tarif VoIP hanya Rp 1.300/menit atau sekitar  US$ 14 sen. Selain Reduksi biaya, VoIP juga menyederhanakan sistem, memudahkan OAM dan mendukung aplikasi multimedia.  



NB : JIKA SOBAT INGIN VERSI LENGKAPNYA , SILAHKAN REQUEST DI KOLOM KOMENTAR. TRIMA KASIH............ 


 Advertisement


Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "SKRIPSI JURUSAN ELEKTRO OTENTIKASI PADA APLIKASI BERBASIS WEB"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top