SKRIPSI BIMBINGAN KONSELING EFEKTIFITAS PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF PADA SISWA



" EFEKTIFITAS PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN
KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI
POSITIF PADA SISWA KELAS XI SMA TEUKU UMAR
SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2006/2007 "

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dalam era milinium ini, kita sedang memasuki suatu abad baru yang banyak menimbulkan perubahan dan kemajuan, sekaligus menjadi tantangan.
Tantangan akibat perubahan dan kemajuan yang cepat, terjadi baik pada aspek sosial, budaya, dan teknologi. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi akibat perubahan tersebut semakin komplek, baik masalah pribadi, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain. Untuk menghadapi tantangan ini diperlukan kesiapan individu secara fisik dan mental, agar lebih mampu mengatasi berbagai hal dalam mencapai kesuksesan. Bagaimana kita menghadapi tantangan yang ada bisa dimulai dengan berempati, mengubah cara pandang, mengelola emosi dan
mengambil resiko. Apabila tidak memiliki referensi nilai, fokus yang positif, dan harga diri maka akan timbul kesulitan dan menemukan sumber daya batiniah yang diperlukan untuk menangani tantangan-tantangan yang beragam dalam kehidupan.
Peserta didik pada usia remaja di sekolah sebagai individu yang sedang berkembang mencapai taraf perkembangan pribadi secara optimal dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita jumpai siswa ber-IQ (Intelligence Quotions) tinggi gagal dalam menempuh ujian. Tetapi sering kita dengar pula bahwa banyak peserta didik yang memiliki IQ sedang-sedang saja ternyata mereka berhasil dalam menempuh ujian. Bila kita berpikir bahwa diri kita bisa, maka kita cenderung akan sukses, sebaliknya bila kita berpikir bahwa diri kita akan gagal, maka sebenarnya kita mempersiapkan diri untuk gagal.
Dengan kata lain harapan terhadap diri sendiri merupakan prediksi untuk
mempersiapkan diri sendiri. Perasaan individu bahwa ia tidak memiliki kemampuan menunjukkan sikap negatif terhadap kualitas kemampuan yang dipunyainya. Pandangan dan
sikap negatif terhadap kualitas kemampuan yang dimiliki mengakibatkan ia memandang seluruh tugasnya sebagai sesuatu yang sulit diselesaikan. Berbagai penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan, bahwa pandangan individu terhadap dirinya sendiri sangat menentukan keberhasilan yang akan dicapai. Pandangan dan sikap individu terhadap dirinya inilah yang dikenal dengan konsep diri. Konsep diri merupakan pandangan menyeluruh individu tentang totalitas dari diri sendiri mengenai karakteristik kepribadian, nilai-nilai kehidupan, prinsip kehidupan, moralitas, kelemahan dan segala yang terbentuk dari segala pengalaman dan interaksinya dengan orang lain (Burns, 1993:50)”. Konsep diri penting artinya karena individu dapat memandang diri dan dunianya, mempengaruhi tidak hanya individu berperilaku, tetapi juga tingkat kepuasan yang diperoleh dalam hidupnya. Setiap individu pasti memiliki konsep diri, tetapi mereka tidak tahu apakah konsep diri yang dimiliki itu negatif atau positif. Siswa yang memiliki konsep diri positif ia akan memiliki dorongan
mandiri lebih baik, ia dapat mengenal serta memahami dirinya sendiri sehingga dapat berperilaku efektif dalam berbagai situasi. Konsep diri positif bukanlah suatu kebanggaan yang besar tentang diri tetapi berupa penerimaan diri. Siswa yang memiliki konsep diri positif dapat memahami dan menerima sejumlah faktor yang sangat bermacam-macam tentang dirinya sendiri. Dalam hal ini siswa dapat menerima dirinya secara apa adanya dan akan mampu mengintrospeksi diri atau lebih mengenal dirinya, serta kelemahan dan kelebihan yang dimiliki. Namun siswa yang memiliki konsep diri negatif, ia tidak memiliki perasaan kestabilan dan keutuhan diri, juga tidak mengenal diri baik dari segi kelebihan maupun
kekurangannya atau sesuatu yang ia hargai dalam hidupnya.
Masalah dan kegagalan yang dialami peserta didik disebabkan oleh sikap negatif terhadap dirinya sendiri, yaitu menganggap dirinya tidak berarti. Individu yang memiliki konsep diri yang negatif adalah individu yang mudah marah dan naik pitam serta tidak tahan terhadap kritikan yang diterimanya, dengan kata lain individu kurang menerima peraturan/norma yang telah ditetapkan, sehingga ada sifat membrontak pada dirinya yang menentang aturan tersebut. Perilaku siswa yang menyimpang dari aturan yang berlaku di sekolah disebabkan oleh pandangan negatif terhadap dirinya, yaitu dirinya tidak mampu menyelesaikan tugasnya.
SMA Teuku Umar Semarang sebagai salah satu sekolah di bawah yayasan Teuku Umar memiliki beberapa peraturan, antara lain : untuk siswa putri diwajibkan untuk berjilbab, melaksanakan sholat dhuhur dan jumat berjamah secara bergiliran dan kewajiban membersihkan ruangan kelas sebelum kegiatan belajar dimulai bagi yang piket. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru pembimbing di sekolah tersebut diperoleh data bahwa hampir 50% siswa kelas XI mempunyai konsep diri yang belum positif, gejala yang nampak yaitu membolos, hasil prestasi belajar yang rendah, menyontek, membuat gaduh saat pelajaran, berkelahi, adanya siswa yang melanggar tata tertib sekolah, adanya siswa yang memiliki perasaan rendah diri, dan adanya siswa yang mempunyai perasaan tidak mampu melaksanakan tugas. Siswa yang demikian itu dapat dikatakan memiliki konsep diri yang negatif. Sekolah merupakan salah satu tempat pendidikan bagi siswa untuk dapat mengembangkan diri melalui layanan bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling memiliki tujuh jenis layanan yang semuanya merupakan kegiatan bantuan dan tuntutan yang diberikan kepada individu pada umumnya, dan siswa pada khususnya di sekolah dalam rangka meningkatkan mutunya. Layanan bimbingan kelompok merupakan salah satu jenis layanan yang dianggap tepat untuk memberikan kontribusi pada siswa untuk mengembangkan konsep diri positif.
Layanan bimbingan kelompok merupakan proses pemberian informasi dan bantuan pada sekelompok orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok guna mencapai suatu tujuan tertentu. Layanan yang diberikan dalam suasana kelompok selain itu juga bisa dijadikan media penyampaian informasi sekaligus juga bisa membantu siswa menyusun rencana dalam membuat keputusan yang tepat sehingga diharapkan akan berdampak positif bagi siswa yang nantinya akan menumbuhkan konsep diri yang positif. Selain itu apabila dinamika kelompok
dapat terwujud dengan baik maka anggota kelompok saling menolong, menerima
dan berempati dengan tulus. Bimbingan kelompok merupakan lingkungan yang kondusif yang memberikan kesempatan bagi anggotanya untuk menambah penerimaan diri dan orang lain, memberikan ide, perasaan, dukungan bantuan alternatif pemecahan masalah dan mengambil keputusan yang tepat, dapat berlatih tentang perilaku baru dan bertanggung jawab atas pilihan yang ditentukan sendiri. Suasana ini dapat menumbuhkan perasaan berarti bagi anggota yang selanjutnya juga dapat menambah konsep diri yang positif. Asumsi yang dipakai dalam penelitian ini adalah bahwa dalam bimbingan kelompok akan terjadi proses interaksi antar individu. Diharapkan bimbingan kelompok dijadikan wahana pemahaman nilai-nilai positif bagi siswa, khususnya sikap konsep diri positif dibentuk yang tidak hanya dengan pendekatan personal namun dengan pendekatan kelompok seperti bimbingan kelompok yang akan lebih optimal karena para siswa tidak akan merasa terhakimi oleh keadaan sendiri, mereka juga akan merasa mendapat pembinaan dan informasi yang positif untuk pengembangan konsep diri yang positif, apalagi masalah konsep diri merupakan masalah yang banyak dialami oleh remaja sehingga untuk mengefisienkan waktu bimbingan kelompok dimungkinkan lebih efektif dibandingkan layanan konseling
individual. Oleh karena itu untuk membantu siswa agar mempunyai konsep diri yang positif dan semakin stabil, maka peneliti mencoba menyusun program eksperimen melalui layanan bimbingan kelompok dengan judul “Efektifitas Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok dalam Mengembangkan Konsep Diri Positif Pada Siswa Kelas XI SMA Teuku Umar Semarang Tahun Pelajaran 2006/2007“.

B. Permasalahan

Berdasarkan uraian latar belakang di atas permasalahan dalam penelitian
ini dirumuskan sebagai berikut : “ Bagaimana peningkatan konsep diri pada siswa
kelas XI SMA Teuku Umar Semarang Tahun Pelajaran 2006/2007 setelah
dilakukan layanan bimbingan kelompok secara efektif“.

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, maka tujuan
penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XI SMA
Teuku Umar Semarang Tahun Pelajaran 2006/2007 melalui layanan bimbingan
kelompok secara efektif.

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritis
Untuk memberikan sumbangan yang positif bagi pengembangan ilmu
pengetahuan khususnya berkaitan dengan pengembangan bimbingan
kelompok, dan wujud dari sumbangan tersebut yaitu ditemukannya hasil-hasil
penelitian baru tentang bimbingan konseling guna meningkatkan pelayanan
bimbingan di sekolah.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi guru pembimbing
Penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru pembimbing di SMA Teuku
Umar Semarang dalam melakukan kegiatan layanan bimbingan kelompok,
dengan memanfaatkan jam Bimbingan dan Konseling di kelas seefektif
mungkin untuk membantu untuk membentuk konsep diri yang positif pada
siswa.
b. Bagi peserta didik
Dengan mengikuti kegiatan bimbingan kelompok siswa akan terdorong untuk
membentuk konsep diri yang positif, terbuka, menghargai orang lain, mau
mengendalikan emosi, mengembangkan rasa setia kawan, belajar untuk
mempercayai kemampuan diri sendiri, serta belajar untuk memecahkan
masalah.

E. Sistematika Penulisan Skripsi

Untuk memudahkan pembaca memahami isi skrispi ini, maka dalam
penyusunan skripsi ini menggunakan sistematika dan garis besar isinya yang
disajikan sebagai berikut :
1. Bagian Pendahuluan
2. Bagian Isi
3. Bagian Penutup
Bagian Pendahuluan berisi halaman judul, pernyataan, halaman
pengesahan, motto dan persembahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar
table, daftar bagan serta lampiran.
Pada bagian inti dibagi kedalam lima bab yang berturut-turut dapat penulis
sajikan garis besar penulisan sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan, meliputi alasan pemilihan judul, permasalahan, tujuan
penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan skripsi.

Pada bagian Bab II berisi Landasan Teori, berisi tentang layanan
bimbingan kelompok, konsep diri, bimbingan kelompok sebagai salah satu cara
pembentukan konsep diri yang positif, dan hipotesis.

Pada Bab III Metode Penelitian diuraikan tentang jenis penelitian dan
desain penelitian, populasi, sampel, variabel penelitian, metode dan alat
pengumpul data, validitas dan reliabilitas instrumen, dan teknik analisis data.

Pada Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan. Bab ini berisi tentang
hasil-hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian.

Pada Bab V Simpulan dan Saran. Kesimpulan merupakan ringkasan dari
kegiatan hasil penelitian, sedangkan saran berisi nasehat atau anjuran dari peneliti
berdasarkan hasil penelitian.
Bagian akhir dari skripsi ini berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran yang
memuat tentang perlengkapan-perlengkapan dan perhitungan analisis data.




NBJIKA SOBAT INGIN VERSI LENGKPANYA, SILAHKAN REQUEST DI KOLOM KOMENTAR, SAYA AKAN MENGIRMKAN KE ALAMAT E-MAIL SOBAT...........

10 Responses to "SKRIPSI BIMBINGAN KONSELING EFEKTIFITAS PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI POSITIF PADA SISWA"

  1. Salam Kenal...
    Saya Fatimah dari Aceh, Melihat judul skripsi Anda membuat sy tertarik u membaca lebih lengkap lagi, untuk tambhan ilmu saya, karena saya mengajar di jur Konseling. Jika Anda bersedia membantu tlg di share ke email saya versi lengkapnya :) terimaksh sebelumnya...

    ReplyDelete
  2. Salam Kenal ...
    SAYA Fatimah Bahasa Dari Aceh, Melihat Judul skripsi Andari membuat sy tertarik u membaca lebih LENGKAP Lagi, untuk tambhan Ilmu SAYA, KARENA SAYA Mengajar di jur Konseling. Severe Andari bersedia membantu tlg di share Ke email SAYA Versi Lengkapnya :) terimaksh sebelumnya ...

    ReplyDelete
  3. Yes salam kenal saya Arsuni. semoga bermanfaat bagi kita semua dalam menjalankan tugas. mohon dikirimkann skripsinya? Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok di Sekolah?

    ReplyDelete
  4. cakep banget ni skripi bro. tolong kirim email ya. wahidcom.sriwedari@yahoo.co.id makasih banget moga tambah komplit lagi skripsinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Slm kenal saya meitya dr palembng saya tertrik dgn skripsi anda. Blhkah saya mnt skripsi ini dgn versi Ɣªήğ lengkp. Ini email saya meitya_sartika@ymail.com trmakash

      Delete
  5. Slm kenal sya meitya dr palembang saya tertrik dgn skripsi anda. Blh kah saya mnta skripsi ini dgn versi lengkapnya. Ini email saya meitya_sartika@ymail.com. Trmakash

    ReplyDelete
  6. Slm kenal saya meitya dr palembng saya tertrik dgn skripsi anda. Blhkah saya mnt skripsi ini dgn versi Ɣªήğ lengkp. Ini email saya meitya_sartika@ymail.com trmakash

    ReplyDelete
  7. Slm kenal saya meitya dr palembng saya tertrik dgn skripsi anda. Blhkah saya mnt skripsi ini dgn versi Ɣªήğ lengkp. Ini email saya meitya_sartika@ymail.com trmakash

    ReplyDelete
  8. Slm kenal saya meitya dr palembng saya tertrik dgn skripsi anda. Blhkah saya mnt skripsi ini dgn versi Ɣªήğ lengkp. Ini email saya meitya_sartika@ymail.com trmakash

    ReplyDelete
  9. Salam kenal, saya cynthia dr bengkulu, saya juga tertarik utk membaca skripsi lengkap anda, tolong kirimkan ke email saya cynthiarachmana@gmail.com, terimakasih sebelumnya, ini sangat membantu :)

    ReplyDelete