iklan

CONTOH SKRIPSI JARINGAN TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI PENGEMBANGAN JARINGAN DI BPPT



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1              Latar Belakang
Saat ini  perkembangan teknologi semakin pesat. Dengan perkembangan yang pesat tersebut, banyak pekerjaan manusia yang dapat dibuat ringan dan dapat semakin cepat selesai. Perkembangan teknologi sangat pesat terutama di bidang teknologi komputer. Kini komputer dan semua perangkat-perangkatnya sudah bukan hanya sekadar perangkat untuk membantu mengerjakan tugas-tugas manusia, tetapi merupakan perangkat vital layaknya telepon selular. Di Jepang, telepon selular lebih penting daripada dompet karena fungsi-fungsinya yang sangat vital sebagai alat komunikasi, pembayaran layakya kartu kredit, mobile computer, dan lain-lain. Jika telepon selular sudah memiliki fungsi yang sedemikian pentingnya maka komputer juga memiliki fungsi yang setara telepon selular tersebut.
Komputer pada saat ini tidak hanya dituntut untuk dapat membantu pekerjaan manusia tetapi juga harus mampu berkomunikasi antara yang satu dengan yang lainnya dan juga dengan perangkat teknologi yang lainnya. Hal ini tentunya tidak lepas dari peran jaringan yang sangat penting. Yang dimaksud dengan jaringan menurut Wendel Odom (2005):
Jaringan : Kombinasi perangkat keras, perangkat lunak, dan pengkabelan (cabling) ataupun secara nirkabel yang memungkinkan berbagai alat komputasi berkomunikasi satu sama lain”.
Jaringan diciptakan dan berkembang dengan cepat seiring dengan munculnya teknologi dan produk jaringan baru diperkenalkan. Perkembangan awal dari jaringan tidaklah teratur.
Namun demikian, sebuah ekspansi yang besar muncul pada awal tahun 1980-an. Pertengahan tahun 1980, teknologi jaringan yang muncul diciptakan dengan variasi penerapan perangkat keras dan lunak. Setiap perusahaan yang menciptakan perangkat keras dan lunak jaringan menggunakan standar perusahaan itu sendiri. Standar individual tersebut berkembang karena adanya kompetisi dengan perusahaan-perusahaan lain.
Jaringan yang baik harus mampu mengatasi masalah seperti berikut :
·           Menghindari duplikasi data
·           Mengatasi penyusup (intruder) yang merupakan ancaman terbesar untuk data security terutama untuk jaringan yang terhubung ke internet
·           Dapat berkomunikasi secara efisien, handal dan reliable.
·           Dapat di-maintenance dan mudah di-update
·           Mendukung konsistensi data
·           Mendukung data intregity (kesatuan data)
Penyaluran data yang cepat dan aman baik secara wireless ataupun melalui cable merupakan syarat penting dalam membangun interkoneksi jaringan yang baik dan juga yang selalu dikembangkan oleh vendor-vendor penyedia perangkat jaringan untuk menjadi yang terbaik.
Tentunya penggunaan setiap perangkat pendukung jaringan harus dianalisa. Setiap perangkat dari tiap vendor memiliki kelebihannya masing-masing. Harus diperhatikan juga fleksibilitas seperti kondisi dimana dipakai teknologi wireless atau tidak terlalu perlu memakainya.
Teknologi wireless memungkinkan orang-orang untuk tidak terikat dan dapat memperoleh manfaat atas mobilitas dan fleksibilitas. Hasilnya adalah efisiensi, akurasi, dan reabilitas yang lebih tinggi.
Di Indonesia sendiri, teknologi wireless juga tengah berkembang dengan pesat. Tidak banyak negara di dunia yang mampu menerapkan internet nirkabel skala besar, seperti di Indonesia, dengan pertambahan sekitar 1000+ node setiap bulan.
Untuk itu analisa yang tepat diperlukan untuk mencari perangkat yang optimal untuk diimplementasikan dalam jaringan baik dalam jaringan LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network), atau MAN (Metropolitan Area Network). Hal-hal diatas merupakan topik permasalahan yang merupakan garis besar masalah yang ada dalam skripsi ini. Proses analisa, feasibility study, dalam pembangunan sistem jaringan di BPPT menjadi pokok bahasan utama dalam penulisan ini.

1.2              Ruang Lingkup
Penelitian dilakukan di kantor utama BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) milik pemerintah. Perusahaan tersebut bergerak di bidang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) mencakup semua bidang teknologi. Sehubungan dengan gagasan dari Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla yang akan merelokasi laboratorium yang ada di kantor pusat BPPT ini ke Serpong, maka kebutuhan akan interkoneksi jaringan menjadi sangat penting untuk menjamin kelangsungan komunikasi antara kantor pusat BPPT dengan kantor- kantor BPPT lainnya baik yang terdapat di dalam kota maupun di luar kota.
Komunikasi yang efisien dan efektif namun optimal pun menjadi pertimbangan yang utama dalam pembangunan interkoneksi jaringan ini. Seluruh perangkat keras maupun perangkat lunak yang akan dipakai dalam membangun jaringan ini harus dianalisa dengan cermat sebelum diimplementasikan.
Pada interkoneksi jaringan ini akan diberikan pembatasan solusi berikut :
·                Proses analisa perangkat jaringan dan sistem jaringan yang akan digunakan.
·                Software simulator jaringan (OPNET)  yang digunakan untuk menganalisa sistem dan perangkat jaringan.

1.3              Tujuan dan Manfaat
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem interkoneksi jaringan yang tepat bagi BPPT serta perangkat keras maupun perangkat lunak yang tepat untuk membangun sistem interkoneksi jaringan yang optimal. Juga untuk memenuhi salah satu syarat untuk gelar kesarjanaan pada Fakultas Ilmu Komputer jurusan Teknik Informatika jenjang studi Strata I Universitas Bina Nusantara.
Manfaat dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui masalah, kelemahan maupun kelebihan apa saja yang ada dalam sistem jaringan tersebut. Selain itu juga untuk mencari dan mengetahui pemecahan atas masalah-masalah ataupun kelemahan-kelemahan tersebut.
1.4              Metodologi
a. Metodologi Analisis
Metodologi analisis yang dilakukan adalah survei lapangan, yaitu dengan berkunjung ke kantor BPPT yang berlokasi di M.H Thamrin no.80 dan kantor BPPT yang ada di Serpong serta melihat secara langsung bagaimana sistem jaringan yang sedang berjalan dan perangkat-perangkat jaringan yang digunakan.
Selain itu, analisis juga dilakukan dengan wawancara, yaitu dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar interkoneksi jaringan perusahaan kepada orang-orang yang bekerja di kantor BPPT khususnya di bagian PDIS (Pusat Data, Informasi, dan Standartisasi) yang merupakan divisi yang menangani jaringan perusahaan dan melakukan  simulasi dengan menggunakan software network simulator.
b.         Metodologi Perancangan
Metodologi yang dilakukan adalah studi kepustakaan, yaitu dengan mempelajari perangkat-perangkat lunak / software yang digunakan untuk manganalisa sistem jaringan dan juga dari buku-buku acuan yang berhubungan dengan permasalahan yang ada.

1.5              Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan proses penulisan dan mencapai maksud dan tujuan masalah, maka sistematika penulisan dibagi menjadi beberapa bab sebagai berikut:

BAB 1: PENDAHULUAN
Berisi latar belakang dilakukannya penelitian, ruang lingkup penelitan, tujuan dan manfaat dilakukannya penelitian, metodologi penelitian yang dilakukan, serta sistematika penulisan dalam makalah ini.

BAB 2: LANDASAN TEORI
Berisi penjelasan dari teori dan istilah yang mendasari penulisan skripsi ini.

BAB 3: SEJARAH ORGANISASI DAN ANALISIS SISTEM
Bab ini menguraikan beberapa hal yang berkaitan dengan organisasi perusahaan, antara lain sejarah organisasi, sistem yang sedang berjalan dalam organisasi. Kemudian membuat rancangan sistem yang dapat menyelesaikan masalah di perusahaan tersebut.

 BAB 4: PERANCANGAN DAN EVALUASI SISTEM
Merancang dan mengevaluasi jaringan yang dibuat melalui software simulasi jaringan.

BAB 5: SIMPULAN dan SARAN
Bab ini berisi simpulan atas penelitian yang telah dilakukan serta saran-saran yang diberikan untuk jaringan organisasi perusahaan.

NB : INGIN BAB 2 ,3,4 DAN 5 SILAHKAN REQUEST DIKOLOM KOMENTAR SAYA AKAN MENGIRIMKAN KE ALAMAT E-MAIL SOBAT SEMUA...........
 

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "CONTOH SKRIPSI JARINGAN TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI PENGEMBANGAN JARINGAN DI BPPT "

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top