CONTOH MAKALAH TEKNOLOGI STRUKTUR SUATU BAHASA PEMROGRAMAN



BAB I
PENDAHULUAN

1.1    LATAR BELAKANG MASALAH
Bahasa pemrograman merupakan alat yang sangat penting bagi programmer untuk mengimplementasikan algoritma. Tiap bahasa pemrograman memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, dan programmer memiliki preferensi tersendiri dalam memilih suatu bahasa pemrograman. Beberapa faktor penting seseorang dalam memilih bahasa pemrograman adalah syntax, editor, dokumentasi, performa, library, fleksibilitas, komunitas dan popularitas.
Dalam hal syntax, terdapat 3 macam notasi, yaitu infix, prefix dan postfix. Notasi infix merupakan notasi yang umum untuk ekspresi matematika, dimana proses atau operator diletakkan diantara subyek dan obyek, contoh bahasa pemrograman yang menggunakan notasi ini adalah C++. Notasi prefix adalah notasi yang umum bagi komputer, dimana proses atau operator diletakkan diawal, disertai subyek dan obyek, contoh bahasa pemrograman yang menggunakan notasi ini adalah Lisp.
Kelemahan dari notasi infix adalah membutuhkan tanda kurung dan analisis formula dibutuhkan terlebih dahulu untuk menentukan bagian mana yang dikerjakan terlebih dahulu. Kelebihan notasi prefix adalah tidak membutuhkan tanda kurung dan kejelasan dalam hirarki, karena tree operasi dapat dibentuk dengan mem-parse dari sebelah kiri sehingga dapat mempermudah analisis syntax.

1.2    RUMUSAN MASALAH         
Makalah ini merumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut :
1.    Apakah definisi dari struktur bahasa program procsedural ?
2.    Apakah pengertian dari deklarasi ?
3.    Apa saja yang menjadi bagian dari deklarasi ?
4.    Apa saja yang termasuk macam-macam tipe data ?
5.    Apakah yang menjadi bagian-bagian statment ?

1.3    TUJUAN PENULISAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk :
1.    Memenuhi tugas studi di AMIK Bina Sarana Informatika.
2.    Lebih memahami tentang konsep bahasa-bahasa pemrograman.
3.    Menambah wawasan tentang struktur bahasa pemrograman.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1. PEMROGRAMAN PROSEDURAL
Algoritma berisi urutan langkah-langkah penyelesaian masalah. Ini berarti algoritma adalah proses yang prosedural. Definisi prosedural menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah :
a)    Tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktifitas.
b)   Metode langkah demi langkah secara eksak dalam memecahkan suatu masalah.
Jadi Pemrograman Prosedural adalah suatu tahap-tahap pemrograman untuk menyelesaikan suatu masalah. Pada pemrograman prosedural, program dibedakan antara bagian data dengan bagian instruksi. Bagian instruksi terdiri atas runtutan (sequence) instruksi yang dilaksanakan satu per satu secara berurutan oleh pemroses. Alur pelaksanaan instruksi dapat berubah karena adanya percabangan kondisional. Data yang disimpan di dalam memori dimanipulasi oleh instruksi secara beruntun atau prosedural. Paradigma pemrograman seperti ini dinamakan pemrograman prosedural. Bahasa-bahasa tingkat tinggi seperti Cobol, Basic, Pascal, Fortran dan C mendukung kegiatan pemrograman prosedural, karena itu mereka dinamakan juga bahasa prosedural.
Karakteristik pemrograman prosedural adalah sebagai berikut :
a)    Diselesaikan dalam bentuk prosedur atau fungsi.
b)   Program merupakan urut-urutan instruksi.
c)    Progaram dipecah-pecah kedalam program yang lebih sederhana.
d)   Fokus utama pada prosedur dan fungsi
e)    Fungsi dan prosedur digunakan untuk memanipulasi data.
f)    Sedangkan data sendiri bersifat pasif.
Hal-hal yang menjadi dasar dalam pemrograman prosedural, meliputi definisi algoritma dan konstruktor pemrograman prosedural, serta konsep input, proses dan output yang sangat lazim dalam dunia pemrograman prosedural.

Secara umum, bahasa pemrograman yang berbasiskan prosedur terdiri dari blok / sub program. Yang memiliki 2 bagian utama :
a)    Bagian Deklarasi.
b)   Bagian Statement.

2.2.  BAGIAN DEKLARASI
Bagian deklarasi merupakan bagian program untuk mendefinisikan tipe data suatu variabel, konstanta, serta fungsi dan prosedur yang akan digunakan pada program. Selain itu, bagian deklarasi dapat juga digunakan untuk memberi nilai awal suatu variable. Dengan kata lain, deklarasi digunakan untuk memperkenalkan suatu nama kepada compiler program.Di dalam bagian deklarasi terbagi beberapa bagian deklarasi, yaitu : deklarasi variable, deklarasi konstanta, deklarasi type data.
Terdapat enam macam bagian deklarasi, yaitu :
a)    Deklarasi konstanta (constants declaration)
b)   Deklarasi variabel (variables declaration)
c)    Deklarasi tipe data (data type declaration)
d)   Deklarasi label (labels declaration)
e)    Deklarasi prosedur (procedures declaration)
f)    Deklarasi fungsi (function declaration)

2.2.1. DEKLARASI VARIABEL
Variabel adalah identifier yang berisi data yang dapat berubah-ubah nilainya di dalam program. Deklarasi variabel bisa disebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke dalam program.
Contoh dalam Bahasa Pascal:
var i,i2 :
Integer;
s : String

2.2.2. DEKLARASI KONSTANTA
Digunakan untuk pengenal yang berisi nilai yang sudah ditentukan dan pasti. Definisi konstanta diawali dengan kata CONST diikuti oleh pengenal yang diberi suatu nilai konstanta. Mendeklarasikan konstanta adalah:
a)    Memberikan nama konstanta sebagai identitas pengenal.
b)   Menentukan nilai konstanta.
Contoh 1:
const MaximumSize = 100; {integer }
ExitCommand = 'Q'; {char }
Contoh 2:
const phi = 3.14;
Konstanta yaitu nilai yang tetap. Jadi jika mengacu pada contoh 2 di atas, maka nilai phi tidak dapat diubah-ubah dan akan selalu 3.14.

2.2.3. DEKLARASI TIPE DATA
Dalam bahasa pemrograman Pascal terdapat 3 tipe data, yaitu :
a)    Tipe data sederhana
b)   Tipe data terstruktur
c)    Tipe data pointer

2.2.3.1.     TIPE DATA SEDERHANA
Tipe data sederhana merupakan tipe data yang paling kecil, yang hanya melibatkan satu item data. Terdiri dari tipe data standar (integer, real, char, string, dan boolean), dan tipe data didefinisikan pemakai (enumerated atau subrange type).
Contoh dalam bahasa Pascal :
type TDataSiswa = ^DataSiswa;
DataSiswa = record
Nama : String[30];
Alamat : String[60];
Telp : String[15];
end;
type hari = (Sen,Sel,Rab Kam,Jum,Sab,Mig);

Tipe data yang didefinisikan sendiri tersebut diistilahkan enumerated data type (pada contoh adalah type hari).Enumerated adalah type data yang nilai-nilainya ditentukan oleh programer pada saat deklarasi type.

2.2.3.2.     TIPE DATA TERSTRUKTUR
Tipe data terstruktur merupakan tipe data yang terdiri dari beberapa item data. Tipe data ini dapat terdiri dari array, record, file ataupun set.
Contoh dalam bahasa Pascal:
type TDataSiswa = ^DataSiswa;
DataSiswa = record
Nama : String[30];
Alamat : String[60];
Telp : String[15];
end;
type hari = (Sen,Sel,Rab Kam,Jum,Sab,Mig);

2.2.3.3.     TIPE DATA POINTER
Tipe data pointer digunakan untuk menunjuk pada alamat memory suatu data yang lain. Jadi tipe data pointer pada dasarnya tidak menyimpan nilai data secara langsung, melainkan hanya menyimpan alamat dimana data berada.
Contoh:
type TDataSiswa = ^DataSiswa;
DataSiswa = record
Nama : String[30];
Alamat : String[60];
Telp : String[15];
end;
type hari = (Sen,Sel,Rab Kam,Jum,Sab,Mig);

Untuk contoh pada bahasa Pascal, TDataSiswa merupakan tipe data pointer yang menunjuk ke suatu record Datasiswa dan deklarasi dari record ini dapat diletakkan dibawahnya.

2.2.4. DEKLARASI LABEL
Jika program menggunakan statement GO TO untuk meloncat ke suatu statement tertentu, maka dibutukan suatu label pada statement yang dituju. Mendeklarasikan label diawali dengan kata LABEL diikuti oleh satu atau lebih identifier label dengan dipisahkan oleh koma dan diakhiri dengan titik koma.
Contoh :
Label 100, selesai;

2.2.5. DEKLARASI PROSEDUR
Prosedur merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan dimanapun didalam program. Prosedur dibuat sendiri jika program akan dibagi-bagi menjadi beberapa blok. Pendeklarasian prosedur diawali oleh kata PROCEDURE diikuti oleh identifier yang merupakan nama dari prosedurnya dan secara optional dapat diikuti oleh kumpulan parameter yang diakhiri dengan titik koma.
Contoh :
Procedure hitung (x,y : integer);

2.2.6. DEKLARASI FUNGSI
Fungsi hampir sama dengan prosedur, pendeklarasiannya diawali kata FUNCTION diikuti oleh identifier yang merupakan nama dari fungsinya dan secara optional dapat diikuti oleh kumpulan paramater, tipe dari fungsinya dan diakhiri dengan titik koma. Perbedaan utama antara prosedur dan fungsi yaitu: prosedur adalah fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai. Sebaliknya fungsi adalah suatu prosedur yang mengembalikan nilai.


Contoh dalam bahasa Pascal :
Function Tambah ( x, y : integer ) : integer ;
Begin
Tambah : = x + y ;
End ;
{program utama}
Begin
Writeln ( ‘ 2 + 3 = ‘ , Tambah ( 2, 3)) ;
End .

2.3.  BAGIAN STATEMENT
Bagian statement merupakan bagian program yang berisi perintah yang akan dieksekusi/dijalankan. Pada bahasa Pascal, bagian statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end. Apabila blok statement adalah blok utama program, maka reserved word end harus diakhiri dengan tanda titik(.), sebaliknya jika blok statement bukan blok utama program maka reserved word end diakhiri dengan tanda titik koma (;). Sebaliknya pada bahasa C, dimulai dari deklarasi variable hingga akhir statement diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal { dan }.
Contoh dalam bahasa Pascal :
uses crt;
const phi = 3.14;
var diameter, radius,Luas : real;
begin
readln(diameter);
radius := diameter / 2;
Luas := phi * radius * radius;
writeln(Luas);
end.




2.4 TIPE-TIPE DATA
Berikut ini adalah tipe-tipe data  yang digunakan dalam bahasa pemrograman.
a)         Integer (Bilangan Bulat)
Type Data
Ukuran Memori
Jangkauan
Shortint
1 byte
-128 … 127
Byte
1 byte
0 … 255
Integer
2 byte
-32768 … 32767
Word
2 byte
0 … 65535
Longint
4 byte
-2147483648 … 2147483647

b)        Char (Karakter angka dan huruf)
Tipe data ini menyimpan karakter yang diketikkan dari keyboard, memiliki 266 macam yang terdapat dalam tabel ASCII (American Standard Code for Information Interchange).
Contoh: 'a' 'B' '+', dsb.
Yang perlu diingat bahwa dalam menuliskannya harus dengan memakai tanda kutip tunggal. Jenis data ini memerlukan alokasi memori sebesar 1(satu) byte untuk masing-masing data.

c)         String (kumpulan huruf atau kata)
Merupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255. String dideklarasikan dengan string [ konstanta ] atau string. Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang, karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya.
Misalkan var kata: string [20]; atau var kata: string; karena string merupakan array dari karakter. Maka kata[1] merupakan karakter pertama dari string, kemudian kata[2], merupakan elemen kedua, dst.


Contoh:
Program hal_string;
Uses wincrt;
var s : string;
begin s:='Hello';
writeln(s);
writeln('panjang dari string adalah: ',ord(s[0]));
end.

d)        Boolean (Logika benar atau salah)
Merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Turbo Pascal for Windows memiliki tiga macam jenis ini yaitu: Boolean, WordBool, dan LongBool. Tipe boolean memakai memori paling kecil, sedangkan WordBool dan LongBool dipakai untuk menulis program yang sesuai dengan lingkungan Windows.

Tipe Data
Ukuran Memori
Boolean
1 byte
Wordbool
2 byte
Longbool
3 byte

Sebagai bilangan ordinal boolean true mempunyai nilai 1(satu), sedangkan false nilainya adalah 0(nol).
Contoh:
Program display_bool;
uses wincrt;
begin writeln(ord(true));
writeln(ord(false));
end.



e)         Real (Bilangan Pecahan)
Data yang termasuk bilangan real adalah data angka yang mengandung pecahan. Data yang seperti ini akan memiliki keterangan jangkauan, jumlah digit penting (berarti) dan ukuran.  Digit berarti ini penting diperhatikan karena ini berhubungan dengan tingkat ketelitian data yang disajikan.

Type Data
Ukuran memori
Digit
Jangkauan
Single
4 byte
7-8
1,5E-45 .. 3,4E+38
Real
6 byte
11-12
2,9E-39 .. 1,7E+38
Double
8 byte
15-16
5,0E-324..1,7E+308
Extended
10 byte
19-20
1,9E-4951..1,1E+4932
Comp
8 byte
19-20
9,2E-18 .. 9,2E+18

f)         Array (Larik)
Array (Larik) adalah tipe data yang berisi beberapa data yang ditampung dalam satu variabel yang memiliki tipe data yang sama. Masing-masing data yang tertampung dalam sebuah larik akan ditandai sebagai elemen pertama sampai ke - n. Array dapat dibuat beberapa dimensi, misalnya untuk menggambarkan matrix kita perlu menggunakan larik 2 dimensi.

g)        Record (Rekaman)
Tipe data rekaman di gunakan untuk menampung data yang terdiri dari beberapa tipe yang berbeda. Record dapat diakses (diisi) dan dibaca per elemen record dengan menyebut nama elemennya.
Contoh:
type TDataSiswa = ^DataSiswa;
DataSiswa = record
Nama : String[30];
Alamat : String[60];
Telp : String[15];
end;
type hari = (Sen,Sel,Rab Kam,Jum,Sab,Mig);
Untuk contoh pada bahasa Pascal, DataSiswa merupakan tipe data record.

h)        Set (Himpunan)
Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota) yang didalamnya memuat sejumlah elemen (anggota) dimana anggotanya memiliki tipe data dasar yang sama. set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika.
.



BAB III
PENUTUP
3.1.KESIMPULAN
Di dalam struktur bahasa pemrogaman terdapat beberapa bagian deklarasi dan beberapa bagian dari statment. Adapun bagian deklarasi dibagi menjadi empat yaitu deklarasi variabel, deklarasi konstanta, deklarasi tipe data dan deklarasi procedure / function.
Deklarasi variabel adalah identifier yang berisi data yang dapat berubah-ubah nilainya di dalam program. Deklarasi variabel bisa disebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke dalam program. Sedangkan deklarasi konstanta yaitu nilai yang tetap. Jadi deklarasi konstanta nilai phi-nya tidak dapat di ubah-ubah.
Deklarasi tipe data dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu tipe data sederhana, tipe data terstruktur dan tipe data pointer. Adapun tipe data sederhana merupakan tipe data yang paling kecil, yang hanya melibatkan satu item saja, tipe data terstruktur merupakan tipe data yang terdiri dari beberapa item data, sedangkan tipe data pointer digunakan untuk menunjuk pada alamat memori suatu data yang lain. Jadi, tipe data pointer pada dasarnya tidak menyimpan nilai data secara langsung, melainkan hanya menyimpan alamat dimana data berada.
Perbedaan utama antara prosedur dan fungsi yaitu prosedur adalah fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai sebaliknya fungsi adalah suatu prosedur yang mengembalikan nilai.
Bagian statement merupakan bagian program yang berisi perintah yang akan dieksekusi/dijalankan. Pada bahasa Pascal, bagian statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end.




3.2.SARAN
Untuk menciptakan suatu struktur bahasa pemrograman  yang baik harus memenuhi beberapa kriteria yaitu :
1.    Suatu bahasa pemrograman ditulis secara urut dan sesuai dengan prosedurnya.
2.    Dalam penulisan struktur bahasa pemrograman sebaiknya perlu memperhatikan tipe-tipe data yang akan digunakan dalam pembuatan program.
3.    Pada saat bagian deklarasi sebaiknya perlu memperhatikan syarat-syarat atau kententuan-ketentuan dalam suatu bahasa pemrograman.
4.    Pada saat bagian penulisan statement dalam suatu bahasa pemrograman sebaiknya sesuai dengan syarat atau ketentuan dari suatu bahasa pemrograman masing-masing .






DAFTAR PUSTAKA
Modul Pemrograman Terstruktur BSI 2006, Jakarta
http://moehardp.multiply.com/journal/item/49/Tipe_Data_Pointer_dalam_Pascal
http://mayashistar14-damayantie.blogspot.com/2009/05/handout-bahasa-pemrograman-terstruktur.htm
 
http://dearyechicho.blogspot.com/2008/10/pemrograman-prosedural.html" rel="canonical
 
http://maxzum.blogspot.com/2009/05/struktur-bahasa-pascal-secara-umum.html" rel="canonical
 
http://moehardp.multiply.com/journal/item/48/Tipe_Data_Terstruktur_dalam_Pascal
 

0 Response to "CONTOH MAKALAH TEKNOLOGI STRUKTUR SUATU BAHASA PEMROGRAMAN"

Post a Comment