KUMPULAN MAKALAH KEWIRAUSAHAAN PEMAHAMAN WAWASAN KEWIRAUSAHAAN



1.1  Latar Belakang

Era globalisasi menimbulkan kondisi kompetisi tanpa batas negara. Hal ini tidak saja berpengaruh pada eksistensi sebuah negara, tetapi juga menyangkut kehidupan warga negaranya. Terjadinya perubahan yang cepat dan dahsyat pada awal abad 21 ini harus disikapi dan direspon oleh seluruh warga negara dengan meningkatkan kualitasnya menjadi lebih mandiri dan memiliki kompetensi untuk bersaing, tidak saja lokal atau regional, tetapi juga dalam tingkat internasional. Kunci sukses individu terletak pada kemampuannya memberikan respon yang tepat terhadap tuntutan perubahan tersebut. Individu yang tidak mau berubah untuk mempertahankan asumsi lama, pasti akan hancur. Kesuksesan di masa lalu akan menjadi formula kegagalan bila diterapkan pada masa kini. Pengembangan pribadi individu mau tidak mau harus menjadi prioritas bagi instansi pendidikan, termasuk Universitas Gadjah Mada.
Universitas Gadjah Mada adalah lembaga pendidikan yang memperhatikan berbagai aspek kepribadian dengan mengutamakan penguasaan ilmu pengetahuan. Selama lebih dari lima dekade Universitas Gadjah Mada telah memberikan kontribusi keilmuan yang tidak sedikit di masyarakat. Kini, di era yang semakin canggih dan kompleks, transfer keilmuan saja belumlah cukup untuk menjadikan mahasiswa lebih berkualitas. Mahasiswa harus lebih dikenalkan pada penerapan keilmuan dan strategi berkompetisi yang baik dan sesuai dengan keadaan jaman.
Salah satu aspek yang penting dalam membentuk pribadi yang unggul dan sukses adalah pengenalan wawasan kewirausahaan. Pemahaman wawasan kewirausahaan sejak awal akan memberikan modal bagi mahasiswa untuk lebih sukses dalam berkuliah maupun bekerja setelah meninggalkan kampus. Di dalam usaha memfasilitasi perwujudan menghasilkan sarjana yang lebih berkualitas dan memiliki wawasan kewirausahaan tersebut, Universitas Gadjah Mada melaksanakan program Sahabat Percepatan Peningkatan Mutu Pembelajaran (SP2MP) berdampingan dengan berbagai program peningkatan lain. Program-program tersebut akan menghimpun mahasiswa yang berprestasi tinggi untuk dapat mengembangkan berbagai potensi yang mereka miliki.
Salah satu wahana untuk memacu tumbuhnya jiwa kepemimpinan dan kreativitas mahasiswa adalah melalui lomba karya ilmiah mahasiswa (LKIM) yang bersifat inovatif. Hasil lomba diharapkan berupa suatu pengembangan ilmu (metode pembalajaran) maupun suatu karya inovatif yang dapat secara praktis dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Selain itu, program ini dititikberatkan pada pengembangan inovasi yang mampu menumbuhkan kompetensi akademik mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan memacu mutu lulusan UGM.

Kegiatan SP2MP tipe B bertujuan untuk :
1.   Memberikan stimulasi bagi mahasiswa untuk lebih progresif dalam pengembangan motivasi kewirausahaan
2.   Memberikan pembekalan pengetahuan dan ketrampilan merencanakan usaha kewirausahaan melalui proses belajar pengalaman (pelatihan outbound kewirausahan)
3.   Memberikan pembekalan dan pengalaman bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan ilmiah dan populer.
4.   Memberikan pembekalan dan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ide, kreatifitas, daya inovasi dan kemandirian melalui lomba mencipta karya ilmiah dan inovatif.
5.   Memberikan kesempatan dan pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar melalui kegiatan magang kewirausahaan di usaha kecil  menengah, UKM.
6.   Memberikan kesempatan dan pengalaman bagi mahasiswa dalam mengorganisasikan dan menyelenggarakan kegiatan seminar, pelatihan dan pameran.



BAB II

2.1. Program
Program kegiatan SP2MP tipe B disusun sebagai berikut:
1.   Sosialisasi program SP2MP
2.   Seleksi mahasiswa UGM sebagai peserta SP2MP – B
3.   Seminar Nasional: Inisiasi kewirausahaan
4.   Pelatihan Outbound kewirausahaan
5.   Seminar dan lokakarya mahasiswa: Action Plan Kewirausahaan
6.   Pelatihan Creative Writing
7.   Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM)
8.   Magang Kewirausahaan
9.   Workshop: Menuju implementasi Kewirausahaan
10.Diseminasi produk LKIM melalui pameran dan kemitraan
Kegiatan SP2MP-B diikuti oleh 60 mahasiswa UGM terpilih
Pembimbing kegiatan SP2MP – B adalah:
-          Dr. Tina Afiatin, M.Si (Fakultas Psikologi)
-          Dr. Endang Semiarti, M.Sc (Fakultas Biologi)
-          Selo, ST, MT., M.Sc (Fakultas Teknik)
-          Dra. Budi Andayani, M.A (Fakultas Psikologi)
-          Wisnu Martha, SIP,. M.Si (Fakultas ISIPOL)
-          Eddy O.S. Hiariej, SH., M.Hum (Fakultas Hukum)



BAB III
Bab ini menjelaskan pelaksanaan program yang telah dilaksanakan.  Masing-masing kegiatan dijelaskan mulai dari latarbelakang kegiatan, tujuan, pelaksanaan, pembahasan dan kesimpulan.
            Kagiatan ini berlangsung: 7 April 2004- 26 Mei 2004. Jumlah pendaftar sebanyak 154 dan akan diambil: 60 mahasiswa sebagai peserta.
Seleksi:
1.      Administrasi: Mahasiswa angkatan 2001 dan atau 2002
2.      Mendapat rekomendasi dari wakil dekan bidang akademik
3.      Menulis esay: pengalaman hidup yang bermakna
Tahapan seleksi adalah:
1.   Seleksi administrasi menyaring 75 mahasiswa dari 154 pendaftar
2.   Seleksi wawancara menyaring 60 dari 75 yang lolos tahap 1.
Mahasiswa sebagai insan akademis mempunyai kewajiban untuk peduli terhadap perkembangan dan perubahan, baik teknologi mau pun sosial, yang terjadi di sekitarnya. Segala perubahan mau tidak mau akan mempunyai dampak bagi kehidupan masyarakat. Mahasiswa UGM, sebagai warga dari masyarakat akademis mau pun masyarakat secara umum, diharapkan mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap fenomena yang terjadi di sekitarnya, dan berkiprah sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajarinya.
Ekspresi kepedulian dan pemikiran salah satunya adalah melalui tulisan. Tulisan yang bagus dan dipublikasikan akan dapat menggugah pemikiran masyarakat luas dan dapat mendorong gerakan ke arah perbaikan. Agar mahasiswa SP2MP tipe B, sebagai mahasiswa pilihan, dapat mengekspresikan pemikiran mereka diperlukan suatu pelatihan yang tepat agar mereka dapat mengolah hasil pengamatan mereka dan menuliskannya menjadi tulisan yang dapat menggugah pemikiran.
Kegiatan pelatihan ini bertujuan agar mahasiswa SP2MP tipe B dapat membuat tulisan yang dapat dipublikasikan, baik di koran atau pun jurnal-jurnal ilmiah.
Pelaksanaan Kegiatan
Pelatihan menulis kreatif dilaksanakan pada:
Hari/tanggal      : Sabtu, 24 Juli 2004
Waktu                : 08.00 – 17.00
Tempat              : Ruang Sidang I Lt. II Sayap Selatan Gedung Pusat UGM
Jumlah peserta  : 45 mahasiswa
Adapun materi yang disampaikan ada beberapa hal yaitu:
1. Kepekaan terhadap fenomena di sekitarnya
2. Pengetahuan tentang berpikir kreatif
3. Keterampilan menulis dengan gaya penulisan untuk surat kabar dan karya ilmiah
Pembicara dalam pelatihan ini adalah sebagai berikut:
Daftar Pelatih dan Materi
No.
Pelatih
Materi
1.
2.
3.
4.

Dr. Tina Afiatin, MSi
Dr. Amitya Kumara, MS
Drs. Ana Nadhya Abrar, MS
Eddy O.S. Hiariej, SH, MHum

Menangkap problematika aktual sebagai sumber ide penulisan
Menulis Kreatif
Penulisan karya ilmiah dan populer
Strategi menulis kreatif dan inovatif layak tayang di media massa cetak
Dalam rangka mencapai tujuan pelatihan kegiatan Pelatihan Menulis Kreatif mencakup beberapa kegiatan yaitu:
1.   Pencarian sumber referensi oleh mahasisa SP2MP tipe B sesuai dengan bidang minat dan ilmu masing-masing melalui internet, yang dilakukan sebelum mengikuti Pelatihan Menulis Kreatif. Kepada mahasiswa diberikan voucher gratis berinternet selama 2 jam, beberapa mahasiswa memanfaatkan fasilitas ini.
2.   Pelatihan Menulis Kreatif yang dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 24 Juli 2004
3.   Penulisan karya tulis ilmiah dan populer oleh mahasiswa selama satu minggu untuk dikumpulkan dalam bentuk hard copy dan disket pada panitia. Pengumpulan dilakukan pada tanggal. Jumlah yang terkumpul adalah 15 karya ilmiah dan 31 karya ilmiah populer.
4.   Tulisan mahasiswa dinilai oleh dua orang pelatih yaitu Drs. Ana Nadhya Abrar, MS untuk karya ilmiah, dan Eddy O.S. Hiariej, SH, MHum. untuk karya tulis ilmiah populer. Hasil penilaian diumumkan pada tanggal 20 Agustus 2004. Pemenang untuk karya tulis tersebut adalah:
Daftar Pemenang Karya Tulis Ilmiah
Katagori
Juara
Nama
Judul
Ilmiah
Ilmiah Populer








I
II
I
II








1. Valentina
2. Intan Kusuma Wardhani
1. Yunita Setyaningsih
2. Yuliana Fitri Psikologi







Widyastuti     Ilmu Komunikasi UGM dengan Judul tulisan Cermin seluk beluk popularitas
Psikologi UGM dengan judul Peran Guru dalam mengepresikan manfaat pendidikan seni bagi anak
Pendidikan sebagai kunci sukses? 
Karisma yang disia siakan



Karya tulis mahasiswa selanjutnya akan dipublikasikan bekerja sama dengan lembaga UI2P2.
Pembahasan
Rangkaian kegiatan Pelatihan ini dapat dikatakan sukses. Mahasiswa yang menjadi peserta tampak antusias dalam mengikuti pelatihan, termasuk mengerjakan latihan-latihannya. Jika dilihat dari jumlah pesertanya, di mana pelaksanaanya adalah selama liburan semester dan sebagai program kegiatan ke dua SP2MP, sebenarnya jumlah peserta dapat diharapkan memenuhi target yaitu 60 orang. Namun demikian, dengan 45 orang peserta pelatihan dapat berjalan dengan cukup efektif.
Hasil karya tulis mahasiswa, menurut evaluasi penilai, termasuk baik dalam arti ide yang disampaikan termasuk aktual. Cara pembahasan para mahasiswa juga bagus, hanya saja penulisan kalimat dan sisi tata bahasa yang masih perlu dibenahi. Dengan demikian, mahasiswa lebih memerlukan latihan-latihan menulis dengan bimbingan agar mereka dapat menjadi penulis yang mampu mengekspresikan pemikirannya dan mampu menggugah pemikiran.

Era globalisasi menimbulkan kondisi tanpa batas negara. Hal ini tidak saja berpengaruh pada eksistensi sebuah negara, tetapi juga menyangkut kehidupan warga negaranya. Terjadinya perubahan yang cepat dan dahsyat pada awal abad 21 ini harus disikapi dan direspon oleh seluruh warga negara dengan meningkatkan kualitasnya menjadi lebih mandiri dan memiliki kompetensi untuk bersaing, tidak saja pada tingkat lokal atau regional, tetapi juga dalam tingkat internasional. Kunci sukses individu terletak pada kemampuannya memberikan respon yang tepat terhadap tuntutan perubahan tersebut. Individu yang tidak mau berubah untuk mempertahankan asumsi lama, pasti akan hancur. Kesuksesan di masa lalu akan menjadi formula kegagalan bila diterapkan pada masa kini.
Diakui atau tidak, kesuksesan membutuhkan kompetensi, kreativitas, dan inovasi (sesuatu yang baru yang menambah atau menciptakan nilai atau manfaat). Untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan semangat, kemampuan, sikap individu dalam menangani usaha/kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan  cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik. Semangat tersebut dikenal sebagai kewirausahaan.
Mahasiswa sebagai warga negara terpilih diharapkan mampu turut serta mengangkat kembali harkat martabat bangsa Indonesia untuk turut bersaing pada tataran internasional. Untuk mewujudkan harapan tersebut dibutuhkan mahasiswa dengan kualitas unggul, yaitu memiliki kompetensi, kreatif, inovatif, serta mandiri sehingga mampu untuk dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi diri, keluarga, masyarakat, dan bangsanya. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk menciptakan pekerjaan untuk dirinya dan orang lain, dengan kata lain, mahasiswa mampu dan sukses berwirausaha.
Dalam upaya memfasilitasi perwujudan kompetensi dan sikap kewirausahaan, Universitas Gadjah Mada melalui Sahabat Percepatan Peningkatan Mutu Pembelajaran tipe B (SP2MP tipe B) akan menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan. Melalui pelatihan ini mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan, pengalaman, dan belajar menjadi wirausaha melalui proses belajar pengalaman.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari/Tanggal   : Jum’at dan Sabtu, 25-26 Juni 2004
Waktu              : 08.00 – 22.00
Tempat            : Wisma Wara, Kaliurang, Yogyakarta
Pembicara dan Pelatih
1.   Ir.Muslich Zainal Asikin, MBA,MT (Komite UKM KADIN Indonesia)
Sub tema: Strategi Sukses Kewirausahaan
2.   Dr. Tina Afiatin, M.Si (Fakultas Psikologi UGM) & PALAPSI UGM
Sub tema: Belajar Pengalaman Kewirausahaan melalui Outbond training
3.   Dra. Budi Andayani, MA (Fakultas Psikologi UGM)
Sub tema: Ice Breaking
4.   Supra Wimbarti, MSc, Ph.D &Eddy O.S Hiariej, SH, Mhum (UGM)
Sub tema: Action Plan Kewirausahaan
5.   Tim Pelatih Pecinta Alam Psikologi (PALAPSI) UGM
Peserta
Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa SP2MP tipe B, terdaftar sejumlah 49 orang.

Kegiatan
Kegiatan pada pagi hingga sore pada hari pertama adalah latihan outbound, dengan tujuan mahasiswa memahami karakteristik wirausaha yang dibutuhkan untuk menjadi wirausaha yang sukses. Pada malam harinya ceramah tentang strategi kewirausahaan. 
Hari ke dua diawali dengang OB kegiatan membangun kepercayaan, dan kerjasama.  Mahasiswa kemudian diarahkan untuk membuat action plan kewirausahaan yang dipresentasikan dan mendapat umpan balik dari tim ahli.
Pembahasan
Kegiatan pelatihan kewirausahaan dapat berjalan lancar. Mahasiswa mengikuti dengan antusias semua acara yang diselenggarakan. Kegiatan outdoor merupakan variasi kegiatan yang mampu menggugah inspirasi mahasiswa. Hal ini tampak dari action plan yag dibuat mahasiswa. Ide-ide kewirausahaan sudah mulai bermunculan, meski memang masih harus dibenahi.

Seminar dan lokakarya terdiri dari tiga kegiatan, yaitu:
               I.      Seminar Nasional Kewirausahaan “Inisiasi Kewirausahaan pada Mahasiswa”
             II.      Seminar dan Lokakarya Nasional “Kewirausahaan Mahasiswa: Antara Ilmu dan Bisnis”
            III.      Semiloka Kewirausahaan Mahasiswa “Kewirausahaan Mahasiswa: Menuju Implementasi Kewirausahaan”
Tujuan Kegiatan Seminar dan Lokakarya
Setiap kegiatan memiliki motif dan visi yang berbeda dan saling melengkapi satu sama lain. Seminar pertama bertujuan untuk membentuk pribadi yang unggul melalui pengenalan wawasan kewirausahaan. Pemahaman wawasan kewirausahaan sejak awal akan memberikan modal bagi mahasiswa untuk lebih sukses dalam berkuliah maupun bekerja nantinya.  Seminar pertama ini diharapkan mampu menstimulasi mahasiswa untuk lebih progresif dalam pengembangan dirinya menjadi manusia yang unggul dan berkualitas sehingga mampu bersaing secara positif baik secara nasional maupun international. Salah satu aspek pengembangan diri adalah pemahaman wawasan kewirausahaan yang sangat diperlukan untuk peningkatan pribadi unggul secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting kiranya mendengarkan pengalaman personal pribadi-pribadi yang sukses berwirausaha. Melalui transfer pengalaman dari “tangan pertama” diharapkan mahasiswa tertulari “virus” untuk kewirausahaan yang berguna bagi mereka di masa mendatang.
Seminar kedua bertujuan untuk melengkapi seminar pertama. Seminar ini merupakan agenda lanjutan setelah seminar yang bertema inisiasi kewirausahaan pada mahasiswa yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2004. Seminar diharapkan mampu menstimulasi mahasiswa untuk lebih progresif dalam pengembangan motivasi kewirausahaan yang telah dirintis sebelumnya. Pada seminar kedua ini mahasiswa akan dikenalkan pada pengembangan ide kewirausahaan lebih lanjut dan tidak meninggalkan ilmu yang telah dipelajari. Kewirausahaan yang diharapkan di sini adalah kewirausahaan yang tetap tidak meninggalkan disiplin ilmu yang telah ditekuni oleh mahasiswa yang bersangkutan selama kuliah. Lebih jauh dari itu, kewirausahaan di sini  juga dapat membantu pengembangan ilmu dengan memperluasnya pada praktek dan memberikan nuansa multidisipliner.
Format kegiatan ini berbentuk seminar dan lokakarya. Seminar ditujukan untuk seluruh mahasiswa yang berminat. Di dalam seminar akan dielaborasi berbagai konsep mengenai keseimbangan antara ilmu dan bisnis, juga menerapkan strategi keilmuan yang dimiliki dalam konteks kewirausahaan. Format kedua adalah lokakarya. Lokakarya ditujukan kepada mahasiswa peserta SP2MP dengan disaksikan oleh seluruh peserta yang berminat. Di dalam lokakarya ini para pembicara akan berubah fungsi menjadi reviewer yang akan menelaah action plan (proposal wirausaha) yang telah dikumpulkan sebelumnya.
Seminar atau lokakarya ketiga menekankan pada implementasi. Workshop ini merupakan agenda lanjutan setelah seminar yang bertema inisiasi kewirausahaan pada mahasiswa yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2004 dan Seminar Kewirausahaan Mahasiswa: Antara Ilmu dan Bisnis yang dilaksanakan tanggal 30 Agustus 2004. Kegiatan ini diharapkan mampu menstimulasi mahasiswa untuk lebih progresif dalam pengembangan motivasi kewirausahaan yang telah dirintis sebelumnya. Pada workshop ini mahasiswa akan tidak hanya dikenalkan pada pengembangan ide kewirausahaan lebih lanjut dengan tidak meninggalkan ilmu yang telah dipelajari, melainkan juga dengan mengimplementasikan action plan yang dibuat secara langsung.
Peserta yang terdiri dari maksimal lima kelompok akan mempresentasikan dan mendiskusikan action plan mereka, kemudian dikomentari oleh dua orang reviewer yang sudah terbukti memiliki usaha yang berhasil. Kelompok yang memiliki action plan yang mampu diwujudkan akan mendapatkan pinjaman dana untuk mewujudkannya. 
Waktu dan Pelaksanaan Kegiatan
Seminar pertama dilakukan pada:
Hari/tanggal : Sabtu, 29 Mei 2004
Jam             : 08.00 – 12.45
Tempat        : Auditorium Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah
                       Mada, Yogyakarta
Seminar kedua dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Sabtu, 31 Juli 2004
Jam             : 08.00 – 13.00
Tempat        : Auditorium Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah                   
                       Mada, Yogyakarta
Lokakarya ketiga dilaksanakan pada:
Waktu          : Sabtu, 30 Oktober 2004
Jam             : 08.00 – 16.00
Tempat        : Ruang Sidang I Gedung Pusat  Universitas Gadjah
                       Mada,Yogyakarta
Seluruh kegiatan seminar dan lokakarya tidak mungkin berjalan tanpa bantuan dari berbagai pihak, yaitu: pembicara, narasumber dan reviewer. Berikut ini para pembicara dalam setiap seminar.
Pembicara pada seminar pertama:
1.   Ir. Sutikno Linuhung (PT Royal Orchid, Surabaya)
            Sub tema: Pribadi Sukses Berwirausaha dalam Perspektif Dunia Usaha.
2.   Drs. Hadi Sutarmanto, MS (Fakultas Psikologi UGM)
            Sub tema: Pribadi Sukses Berwirausaha dalam Perspektif Akademis.
3.   Ir. Edi Setiono, MM (Direktur Dagadu, Yogyakarta)
      Sub tema: Pengembangan Pribadi Kreatif dan Sukses Berwirausaha.
Pembicara pada seminar ke dua
1.   Dra. Avin Fadilla Hilmi, M.Si. (Akademisi Fakultas Psikologi)
            Sub tema: Strategi Berkuliah dan Berwirausaha
2.   Drs. Sugiarto, M.Ak. (Praktisi dari Kosudgama)
            Sub tema Pemanfaatan Ilmu yang Dipelajari dalam Berwirausaha
3.   Adi Kurniawan (Usahawan Mahasiswa)
            Sub tema: Kewirausahaan dan Keilmuan: Perspektif Mahasiswa)
Pembicara pada semiloka
1.      Ir. Gembong Danuningrat (Pengusaha)
2.      Drs. Sumaryono, M.Si (Fakultas Psikologi)
Peserta
Seluruh kegiatan seminar dan lokakarya diikuti oleh mahasiswa SP2MP dengan antusias. Setiap kegiatan didesain dengan maksud memberikan pemahaman yang utuh mulai dari konsep sampai dengan strategi implementasi. Seluruh mahasiswa UGM dapat mengikuti dua dari tiga seminar yang dilaksanakan. Sementara, mahasiswa perguruan tinggi lain dapat mengikuti seminar pertama. Setiap aktivitas seminar rata-rata selalu diisi penuh peserta. Sayangnya, antusiasme mahasiswa SP2MP B menurun di akhir kegiatan, kemungkinan disebabkan oleh kejenuhan atau faktor kegiatan akademis di kampus.

Pada era globalisasi ini, dunia pendidikan kita mendapatkan tantangan yang besar dari dunia luar baik untuk peningkatan intelektualitas maupun kesejahteraan masyarakat Indonesia. Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu dari lima Perguruan Tinggi Pembina di Indonesia merupakan tempat bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri baik di bidang akademik maupun non akademik sebagai intelektual muda yang mumpuni dan manusia madani di masa yang akan datang. 
Dunia pendidikan dipenuhi dengan lautan inovasi, hal ini membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk dapat meningkatkan strategi belajar dan berwirausaha di berbagai bidang. Untuk itu diperlukan strategi yang jitu dalam mengarahkan dan membina mereka sehingga mahasiswa dapat memperoleh wawasan dan keterampilan dalam menerapkan ilmunya.
Strategi belajar yang paling efektif untuk menerapkan ilmu adalah belajar dengan pengalaman. Magang adalah suatu kegiatan belajar yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di dunia nyata. Magang dimungkinkan dengan bekerja sama dengan UKM yang akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengamati, menganalisis, dan mengevaluasi, serta mengimplementasikan ilmu yang mereka miliki.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan magang dilaksanakan selama satu bulan, selama 6 hari kerja seminggunya. Direncanakan kegiatan magang dilaksanakan selama bulan Agustus 2004. Namun karena alasan teknis pelaksanaan dimulai tanggal 30 Agustus 2004 sampai dengan 30 September 2004. Sebelumnya mahasiswa dikumpulkan pada tanggal 27 Agustus 2004 untuk mendapatkan penjelasan mengenai pelaksanaan magang. 
Implementasi kegiatan magang selama 4 minggu di UKM adalah sebagai berikut:
Jadwal Kegiatan Magang
Minggu
Kegiatan
I
Observasi dan penyusunan program kegiatan
II
Pelaksanaan program kegiatan
III
Pelaksanaan program kegiatan
IV
Pembuatan draft laporan untuk didiskusikan dengan UKM dan Pembimbing lapangan
Pemberian sertifikat kepada UKM
Pelaksanaan magang yang sebelumnya direncanakan bekerja sama dengan SMEDC tidak dapat dilakukan dengan alasan kegiatan SMEDC dilakukan selama tiga bulan, dan rekrutmen dilakukan oleh SMEDC. Karena kedua hal tersebut tidak sesuai dengan rancangan kegiatan SP2MP tipe B maka tim kemudian menghubungi sendiri UKM yang potensial menerima mahasiswa untuk magang. Ada 6 UKM yang terlibat dalam kegiatan magang yaitu: Kosudgama, Jogja Expo Center (JEC), Percetakan dan Penerbit DKI, Agung Handicraft (Klaten), dan Tingal Orchid atau Tingal Garden Center (Borobudur). Penempatan peserta magang pada UKM adalah sebagai berikut:
Daftar Penempatan Peserta Magang Mahasiswa SP2MP
UKM
Mahasiswa
Fakultas
Keterangan
Kosudgama
Yunita Setyaningsih Yuhendra
Ekonomi
Ekonomi
Mengundurkan diri

Jogja Expo Center
Richa Nurhayati
Halwa Hananiya
Psikologi
Ekonomi
Mengundurkan diri

Percetakan dan Penerbit DKI
Debi Mutia
Qonitatun H
Gilang Desti P.
Geografi
T Elektro
Isipol
Mengundurkan diri

Agung Handicraft (Klaten)
Tri Sunaryo
Dedy Purwanto
T Mesin
T Elektro

Tingal Garden Center Borobudur
Dwi Hartanto
Yuyun Elita
Ita Rahmawati
Ririn Yuliatiningsih
Endang Sulistiyawati
Muhammad Robie C
1.             Pertanian
2.             Geografi
3.             Ekonomi
4.             Pertanian
5.             Geografi
Geografi

Pesona Pinka
Dewi Suriana
Dwi Laila Widayanti
Valentina Widyastuti
Isnaeni Zulia A.
Ratna Kamalia
Geografi
Geografi
Isipol
Geografi
Geografi
Mengundurkan diri
Mengundurkan diri



Tujuh orang mahasiswa mengundurkan diri disebabkan antara lain karena waktu pelaksanaan bersamaan dengan jadwal kuliah maupun praktikum, disebabkan jadwal pelaksanaan tidak sesuai dengan rencana semula yaitu selama bulan Agustus saat mahasiswa sedang libur semester.
Pembimbing
Setiap kelompok mahasiswa peserta magang dibimbing oleh dua pihak, yaitu oleh personal UKM di mana mahasiswa melakukan magang, dan oleh dosen dari tim SP2MP.
Dana
Dalam kegiatan ini mahasiswa mendapatkan biaya transport, dan pembimbing dari tim SP2MP diberikan uang pembimbingan. Setiap UKM yang terlibat juga diberi insentif pembimbingan dan dana operasional pendidikan.
Pembahasan
Kegiatan ini telah berlangsung dengan baik, meskipun ada beberapa hambatan yang dijumpai. Secara umum banyak keuntungan yang didapat oleh mahasiswa terutama memperoleh pengalaman kerja dalam mengelola suatu wirausaha dengan segala dinamikanya. Sebagai contoh dalam pengelolaan usaha Agribisnis ternyata diperlukan jiwa kewirausahaan yang tinggi untuk dapat selalu survive bangkit dari kondisi yang memprihatinkan akibat tanaman habis diserang oleh hama serangga kutu gajah. 
Dalam kegiatan ini ada tiga hal tentang wirausaha yang dapat dipelajari oleh mahasiswa, yaitu 1) Pengelolaan administratif, 2) Pengembangan sumber daya manusia, dan 3) Penciptaan iklim yang sehat dan menyenangkan dalam perusahaan. Ketiga hal tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk mengetahui secara jelas bagaimana mengembangkan jiwa kewirausahaan dan berpikir kritis dan prospektif.  Mahasiswa dikondisikan untuk ikut mengelola suatu wirausaha, baik di tingkat manajerial maupun teknis, Selain itu, dengan mengikuti kegiatan ini mahasiswa menjadi lebih percaya diri untuk mencoba berwirausaha di masa yang akan datang.
Hambatan yang dijumpai adalah alokasi waktu.  Banyak mahasiswa peserta magang yang kesulitan membagi waktu antara keikutsertaan mereka dalam kegiatan di perusahaan/UKM dengan kegiatan kuliah. Hal ini dapat diatasi dengan peninjauan kembali waktu pelaksanaan magang, seharusnya dilaksanakan pada waktu libur semester, dengan konsekuensi pengalokasian dana dan pelaksanaan kegiatan yang lain dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pendidikan tinggi di Indonesia perlu ditingkatkan dalam membekali para sarjana untuk dapat hidup mandiri, berkreasi, memanfaatkan sains dan teknologi serta seni yang telah dipelajarinya. Banyak lulusan yang walaupun berpengetahuan tinggi, kurang mampu mensejahterakan diri dan masyarakatnya. Hal ini tentu berkait dengan mutu pembelajaran.
Program Sahabat Percepatan Peningkatan Mutu Pembelajaran (SP2MP) yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada bertujuan untuk meningkatkan mutu lulusan dengan mengembangkan jiwa kepemimpinan. Pengembangan ini diharapkan dapat melengkapi muatan kompetensi yang meliputi kompetensi knowledge, skill dan attitude.
            Salah satu wahana untuk memacu tumbuhnya jiwa kepemimpinan dan kreativitas mahasiswa adalah melalui lomba karya ilmiah mahasiswa (LKIM) yang bersifat inovatif. Hasil lomba diharapkan berupa suatu pengembangan ilmu (metode pembalajaran) maupun suatu karya inovatif yang dapat secara praktis dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Selain itu, program ini dititikberatkan pada pengembangan inovasi yang mampu menumbuhkan kompetensi akademik mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan memacu mutu lulusan UGM.
LKIM ini bertujuan memacu kreatifitas, semangat inovatif, kemandirian mahasiswa peserta SP2MP sehingga mampu menciptakan karya ilmiah mahasiswa yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat luas.
Pelaksanaan
            Bagian ini membahas mengenai tahap – tahap pelaksanaan lomba LKIM bagi mahasiswa peserta SP2MP, yang dibagi dalam 5 tahap yaitu tahap persiapan, tahap seleksi melalui penilaian proposal, tahap pelaksanaan penelitian LKIM, tahap penilaian laporan penelitian LKIM untuk menentukan juara dan tahap terakhir yaitu diseminasi produk.
1. Tahap Persiapan
Pada tahap persiapan, dibuat program sosialisasi/pengumuman dan panduan penyusunan proposal LKIM secara tertulis. Karena peserta hanya dikhususkan bagi mahasiswa peserta SP2MP dan tidak dibuka untuk mahasiswa UGM yang lain, maka dalam prakteknya proses sosialisasi atau pengumuman dari panduan yang telah dibuat hanya dilakukan untuk kalangan terbatas, yaitu mahasiswa yang menjadi peserta SP2MP tipe B dalam sebuah forum tanya jawab mengenai lomba ini.
Pada kegiatan LKIM ini, peserta LKIM diprioritaskan untuk mahasiswa dari kategori 3 cluster utama yaitu, sosial budaya, teknik dan agro. Lomba dikelompokkan dalam dua kategori yaitu :
Kategori 1 Metode Pembelajaran Yang Bermutu (Makalah, paper)
            Kategori ini diperuntukan bagi karya ilmiah yang hasil akhirnya merupakan suatu rekomendasi, metode, modul metode pembelajaran yang bermutu.Tidak diperlukan proposal untuk kategori ini.
Kategori 2 Karya Inovatif (karya inovatif berbasis proposal)
Kategori ini diperuntukan bagi karya/produk inovatif yang dalam pengembangannya memerlulkan dana. Untuk itu akan diberikan dana sebesar Rp.2.000.000 (Dua juta rupiah) per kelompok/karya. Dana tersebut diperoleh melalui mekanisme kompetisi pengajuan proposal.
Semua peserta SP2MP dapat mengajukan usulan penelitian LKIM. Persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah bahwa usulan harus diajukan oleh kelompok mahasiswa UGM berjumlah antara 3-5 orang dan  penelitian harus bersifat multidisipliner. Hasil karya ilmiah yang diharapkan adalah berupa produk inovatif, metode, rekomendasi, modul dan lain-lain.
Berikut adalah jadwal kegiatan lomba LKIM, untuk kategori 1 dan pun 2.
Jadwal Kegiatan LKIM Kategori 1
 KEGIATAN
BATAS WAKTU / PELAKSANAAN
Sosialisasi
Juni (akhir pelatihan entrepreneurship)
Batas akhir penyerahan karya
25 September
Pengumuman Pemenang
2 Oktober
Penyerahan Hadiah
November (exhibition)
Jadwal Kegiatan LKIM Kategori 2
KEGIATAN
BATAS WAKTU / PELAKSANAAN
Sosialisasi
Juni (akhir pelatihan entrepreneurship)
Batas akhir penyerahan proposal
17 Juli 2004
Pengumuman proposal yang didanai
24 Juli 2004
Batas akhir penyerahan karya
25 September 2004
Pengumuman Pemenang
2 Oktober 2004
Penyerahan Hadiah
November (exhibition)
2. Tahap Seleksi Proposal
Setelah melalui proses sosialisasi, pada batas akhir pengumpulan terdapat total 14 proposal yang masuk, dengan rincian sebagai  berikut:
-          1  proposal kategori 1
-          13 proposal kategori 2.
Untuk kategori ini, terdapat:
                                                   i.      3 proposal bidang sosial budaya
                                                 ii.      4 proposal bidang teknik
                                                iii.      6 proposal bidang agro
Karena hanya ada 1 proposal untuk kategori 1, maka LKIM kategori ini batal untuk diadakan, sedangkan untuk kategori 2 tetap diadakan.
Untuk menentukan proposal yang akan di danai, perlu dilakukan penilaian terhadap proposal yang masuk tersebut. Maka, untuk membantu proses penilaian, ditunjuk 5 orang dosen sebagai juri eksternal (di luar dosen pembimbing SP2MP). Ke-5 orang tersebut  mempunyai latar belakang bidang keahlian teknik sebanyak 2 orang, sosial budaya 1 orang dan agro 2 orang.
Hasil akhir dari penilaian terhadap proposal-proposal yang telah masuk oleh para juri adalah terdapat 5 proposal yang disetujui untuk didanai dengan berbagai level perbaikan. Ke-lima proposal tersebut adalah sebagai berikut:
Proposal LKIM yang Didanai
No.
Judul Proposal
Ketua kelompok
Level Perbaikan
1.
The Flexible Hanger
Syukur
Mayor
2.
The Journey Map Game
Anjas Prasetyo
Minor
3.
Tepung belalang sebagai alternatif makanan masa depan tinggi protein
Rohadi Purbo
Minor
4.
Sizzler: Soft Drink Rempah
Dyan Garneta
Minor
5.
Kemampuan Enceng Gondok untuk Mengurangi NH3 dalam air limbah pabrik berbasis amonia dengan hasil ikutan pembentukan komunitas wiraswasta berbasis enceng gondok
Zulaikha Budi Astuti
Mayor
Ketua kelompok dari proposal yang telah dinyatakan didanai tersebut selanjutnya diminta untuk memperbaiki proposal sesuai dengan yang disarankan oleh para juri, dan mengumpulkan kembali ke panitia. Hasilnya, 1 proposal tidak memasukkan sehingga pada akhirnya hanya ada 4 proposal yang didanai.
3. Tahap Pelaksanaan Penelitian LKIM
Penelitian dilakukan selama 2 bulan penuh. Sekitar 1 bulan setelah penelitian dilaksananakan, dilakukan monitoring jalanya penelitian oleh dosen pembimbing SP2MP. Monitoring ini dilakukan dengan meninjau secara langsung ke tempat atau laboratorium yang dijadikan tempat penelitian sebagaimana yang disyaratkan pada panduan proposal.
Dengan adanya tahap monitoring, diharapkan jalannya pelaksanaan penelitian selalu dapat diketahui statusnya apakah sudah sesuai dengan jadwal dan prosedur sebagaimana dinyatakan dalam proposal. Tahap ini juga digunakan untuk memberikan masukan masukan oleh dosen pembimbing agar supaya jalanya penelitian sesuai dengan rencana baik waktu, biaya maupun prosedur.
4. Tahap Penilaian Hasil Lomba
Pada akhir waktu penelitian selama 2 bulan penuh, mahasiswa diminta untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di depan pembimbing, juri dan peserta SP2MP yang lain. Ini dimaksudkan untuk menentukan juara I, II dan III LKIM.
Mahasiswa peserta lomba LKIM juga diwajibkan membuat laporan dan mengumpulkannya dalam bentuk hardcopy dan softcopy sebagai salah satu aspek penilaian hasil lomba. Peserta juga diminta mengumpulkan hasil/produk yang telah dihasilkan.
Berdasarkan dari 4 laporan beserta hasil penelitian LKIM yang telah dilaksanakan dan hasil presentasi yang telah dilakukan, juri sepakat menentukan urutan pemenang sebagai berikut:
Urutan Pemenang Lomba LKIM
No.
Judul Proposal
Ketua kelompok
Keterangan
1.
The Journey Map Game
Anjas Prasetyo
Juara I
2.
Sizzler: Soft Drink Rempah
Dian Garneta
Juara II
3.
Kemampuan Enceng Gondok untuk Mengurangi NH3 dalam air limbah pabrik berbasis amonia dengan hasil ikutan pembentukan komunitas wiraswasta berbasis enceng gondok
ZulaikhaBudi Astuti
Juara III
Kepada pemenang, pelaksana memberi hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat.
5. Diseminasi Produk
Sebagai upaya untuk membantu mencarikan patner yang berminat mengadopsi, memproduksi atau memasarkan produk LKIM, maka pelaksana mencoba mengikutkan produk tersebut dalam even pameran dalam rangka Dies Natalis UGM yang ke-55. Untuk itu diberikan bantuan dana bagi pemenang lomba LKIM untuk membuat lagi replika produknya dan dipamerkan dalam even tersebut.
Pembahasan
            Dalam kaitannya dengan perencanaan pada prinsipnya, pelaksanaan lomba LKIM telah berhasil dilaksanaakan dengan baik. Satu hal yang menjadi perhatian adalah jadwal  pelaksanaan yang relatif singkat untuk beberapa judul proposal penelitian. Ini terbukti mundurnya jadwal pengumpulan proposal sampai dua kali dan tidak adanya usulan proposal untuk kategori 1 tentang inovasi metode pembelajaran.
            Sedikitnya usulan judul penelitan LKIM terkait dengan kekangan bahwa LKIM ini hanya ditujukan untuk peserta SP2MP dan tidak untuk mahasiswa UGM secara umum. Jika yang dijadikan target adalah variasi dan banyaknya jumlah judul proposal, barangkali di masa mendatang dapat saja lomba ini dibuka untuk semua mahasiswa UGM.
            Dari sisi sarana dan prasarana yang dipakai di dalam pelaksanaan kegiatan lomba LKIM tidak ada masalah, dalam arti bahwa  dana yang diberikan untuk kegiatan penelitian oleh mahasiwa cukup untuk mengadakan peralatan pendukung.
Tujuan utama LKIM yaitu memacu kreativitas, semangat inovatif, kemandirian mahasiswa peserta SP2MP sehingga mampu menciptakan karya ilmiah mahasiswa yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat luas, dapat dicapai.
Komentar mahasiswa peserta SP2MP secara umum mengatakan bahwa mereka merasa termotivasi untuk berkreasi dan berinovasi. Dari sisi masyarakat, paling tidak dari komentar yang diberikan pengunjung pameran dalam rangka Dies Natalis UGM yang sempat  mampir ke stand SP2MP menyatakan mereka sangat antusias untuk mendapatkan informasi mengenai produk – produk hasil LKIM yang dipamerkan.
Kesimpulan
LKIM yang dilaksanakan telah memberikan keuntungan bagi mahasiswa peserta  SP2MP berkaitan dengan semangat untuk berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan produk sebagaimana yang menjadi tujuan dari lomba LKIM.
Saat ini memang tujuan agar mahasiswa mampu menciptakan produk yang berguna bagi masyarakat belum dapat dibuktikan, tetapi berdasarkan respon masyarakat pengunjung pameran hasil produk LKIM sangat menggermbirakan.
BAB IV 
PEMBAHASAN
Berdasarkan data hasil pelaksanaan 8 program kegiatan SP2MP tipe B,  terdapat beberapa hal yang akan didiskusikan dalam Bab ini dengan bentuk analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat)  sebagai berikut:
IV.1.  FAKTOR KEKUATAN (Strength)
IV.1.1. Faktor Mahasiswa 
Mahasiswa peserta SP2MP adalah mahasiswa pilihan yang mempunyai kemampuan intelektual tinggi, inisiatif dan mau bekerja keras. Motivasi mahasiswa yang berpartisipasi menjadi faktor penting yang mendukung terlaksananya kegiatan yang diprogramkan selama 8 bulan. Meski dalam pelaksanaan program kegiatan mahasiswa tidak meninggalkan kuliah dan praktikum, semangat mereka untuk tetap mengikuti kegiatan tetap tinggi sehingga mereka dapat mengaktualisasikan apa yang mereka pelajari dalam inovasi yang patut dibanggakan dan dipatenkan.
Mahasiswa juga mampu untuk menjadi pelaksana yang mandiri dalam menjalankan kegiatan, hal mana menunjukkan kemandirian mereka dalam kemampuan mengembangkan diri secara intelektual dan kewirausahaan.
IV.1.2. Faktor Tim Pelaksana
 Tim pengelola merupakan tim yang kompak, dan bersemangat tinggi untuk menyelenggarakan semua kegiatan. Tim dapat secara rutin menyelenggarakan pertemuan mingguan yaitu setiap hari Senin untuk melakukan persiapan-persiapan kegiatan selanjutnya.
IV.1.3. Sarana Prasarana
Faktor komunikasi adalah hal penting untuk dapat terselenggaranya kegiatan karena mahasiswa peserta SP2MP tersebar di seluruh UGM. SP2MP mempunyai milis untuk berkomunikasi lewat internet yaitu dengan alamat sp2mptipeb@yahoo.group.com. Milis ini diakses oleh mahasiswa mau pun pengelola dan pertukaran informasi cukup efektif meski tidak dipungkiri tidak semua mahasiswa SP2MP rajin membuka e-mailnya.
Di samping sarana komunikasi, kegiatan SP2MP dapat berjalan dengan lancar karena dana yang tersedia untuk menunjang kegiatan ini sudah tersedia.
IV.2. Faktor Kelemahan (Weakness)
 IV.2.1. Faktor Mahasiswa
Peserta SP2MP tidak mencerminkan populasi mahasiswa UGM. Hal ini tampak dari peminat yang mendaftar yang berjumlah 156 orang. Sementara itu jumlah mahasiswa UGM angkatan 2001/2002 dan angkatan 2002/2003 sekitar 5000 orang.
Di samping itu, beban mahasiswa terlalu berat terlebih yang mengambil banyak matakuliah. Akibatnya, banyak mahasiswa menjadi tidak aktif mengikuti semua kegiatan yang diselenggarakan.
IV.2.2. Faktor Tim Pelaksana
Tim pelaksana tidak ikut dalam perancangan kegiatan sejak awal sehingga tidak dapat menentukan indikator kesuksesan pelaksanaan kegiatan. Sementara itu, beban kegiatan yang cukup banyak harus diselesaikan dalam jangka waktu 6 bulan saja terasa terlalu berat mengingat kesibukan individual tim pelaksana.
IV.2.3. Faktor Sarana Prasarana
Tidak adanya tempat khusus yang digunakan untuk sekretariat menjadikan sulitnya koordinasi kegiatan, terutama pertemuan rutin antara dosen pembimbing/tim pelaksana dan mahasiswa, meski telah ada forum internet (yahoo.group) tetap saja kurang efektif karena masih terbatasnya  kesempatan akses internet oleh mahasiswa.
Sarana kegiatan terkait dengan  disetujuinya Panjer Kerja (PK) sebelum kegiatan dilaksanakan. Terlambatnya persetujuan PK menyebabkan mundurnya kegiatan dari jadwal yang direncanakan, sehingga kadang-kadang agenda kegiatan menjadi bersamaan waktunya dengan agenda berikutnya dan juga dengan waktu kuliah mahasiswa.
IV.3. Faktor Peluang (Opportunity)
Perubahan status Universitas Gadjah Mada sebagai perusahaan BHMN memberikan peluang untuk penggalangan dana yang lebih besar untuk perbaikan fasilitas, sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pembelajaran. Pembekalan pelatihan kewirausahaan dan praktek berwirausaha kepada mahasiswa akan meningkatkan rasa percaya diri dan daya kreasi inovatif mahasiswa sehingga setelah mencapai derajat Sarjana dapat memperoleh pekerjaan, atau bahkan dapat membuka lapangan kerja yang kompeten di bidangnya.
Karya kreatif-inovatif mahasiswa UGM memiliki peluang untuk dipatenkan.
IV.4. Faktor Tantangan (Threat)
Pelaksanaan program SP2MP Tipe B UGM mempunyai tantangan yang perlu dipikirkan penanggulangannya. Tantangan yang pertama adalah persepsi mahasiswa secara umum terhadap proyek SP2MP tipe B. Tidak sedikit mahasiswa di luar peserta SP2MP tipe B yang menganggap proyek ini adalah proyek pemborosan. Oleh karena itu mahasiswa peserta SP2MP tipe B perlu didorong untuk menunjukkan karya inovasi terbaik mereka serta partisipasi aktif mereka dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan UGM.
Tantangan berikutnya, adalah mencegah hasil inovasi mahasiswa SP2MP tipe B dimanfaatkan oleh pihak lain secara tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu perlu segera diusahakan pengurusan hak paten karya ilmiah/ inovasi mahasiswa tersebut.
UGM sebagai perusahaan BHMN akan menghadapi tantangan yang lebih berat di masa yang akan datang dari lingkungan luar dan berbagai pihak, sehingga harus selalu berusaha mengevaluasi diri untuk mencapai peningkatan kualitas sebagai perguruan tinggi yang unggul di Indonesia. Untuk itu mahasiswa UGM harus selalu di dorong memiliki motivasi tinggi dan berprestasi unggul baik secara akademik maupun non-akademik, kurikuler maupun ekstra kurikuler. Selain itu perlu digalakkan pemberian dana penelitian kepada mahasiswa yang sifatnya kompetitif.



Bab V
Kesimpulan dan Rekomendasi
5.1. KESIMPULAN
Secara umum dapat disimpulkan bahwa 8 program SP2MP dapat terlaksana dengan baik, yaitu semua program yang direncanakan dapat terlaksana, dan memberikan hasil yang cukup memuaskan. Pelaksanaan ini terasa kurang maksimal apabila dilihat dari jumlah mahasiswa SP2MP terpilih yang berpartisipasi dalam semua kegiatan. Namun demikian, hasil karya mahasiswa yang berpartisipasi dapat dikatakan sangat memuaskan.
Faktor kendala yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan ini memang sebelumnya belum diantisipasi terutama karena turunnya dana sering tidak sesuai dengan jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan oleh Tim SP2MP.  Hal ini menyebabkan terjadinya ketidakjelasan dan ketidakpastian dalam pelaksanaan program.
Berdasarkan pelaksanaan dan hasil program SP2MP tipe B selama 8 bulan, tim mengajukan beberapa rekomendasi sebagai berikut:
1.      Perlu ada suatu pedoman yang jelas tentang wewenang dan kewajiban tim dalam melaksanaan program SP2MP di masa yang akan datang sehingga tim pelaksana dapat mengatur sendiri pengaturan pelaksanaan kegiatan.
2.      Program ini memberikan fasilitas yang baik untuk pengembangan kemampuan mahasiswa sehingga sangat baik untuk dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Namun demikian, mahasiswa SP2MP tipe B yang terlibat sekarang ini masih mendapatkan pembinaan bagi pengembangan diri mereka selanjutnya, dan diberi peran untuk ikut menyebarkan virus berprestasi di antara mahasiswa pada umumnya.



3.      Lampiran
1.   Makalah – makalah seminar 1
2.   Makalah – makalah seminar 2
3.   Makalah – makalah seminar 3
4.   Artikel – artikel mahasiswa hasil pelatihan creative writing
5.   Makalah – makalah pelatihan creative writing
6.   Laporan – laporan magang kewirausahaan
7.   Laporan – laporan hasil LKIM
8.    Foto dokumentasi kegiatan SP2MP tipe B

0 Response to "KUMPULAN MAKALAH KEWIRAUSAHAAN PEMAHAMAN WAWASAN KEWIRAUSAHAAN"

Post a Comment