iklan

SIAP-SIAP MENDIKBUD MUHADJIR EFFENDY TERPAKAN KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH INDONESIA

Rppkurikulum2013.org - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, malam ini rppkurikulum2013.org akan membagikan informasi mengenai,......

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberi penjelasan soal konsep pendidikan karakter yang bakal diterapkan di semua sekolah yang ada di Indonesia.


Muhadjir mengatakan bahwa bangku sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) akan jadi sasaran dalam penerapan pendidikan karakter.

Di jenjang SD persentase 70% untuk pendidikan karakter dan 30% untuk akademis atau pengetahuan. Sedangkan di jenjang SMP, persentase 60% untuk pendidikan karakter dan 40% untuk ilmu pengetahuan.

Berdasar persentase tersebut, Menteri Muhadjir mengaku akan memakai berbagai pendekatan untuk pelaksanaan pendidikan karakter di tingkat SD dan SMP.

Pertama, pendidikan karakter akan jadi kegiatan Ko-Kurikuler di sekolah yang artinya kegiatan tersebut dilangsungkan usai kegiatan belajar mengajar selesai dan sekolah bertanggungjawab untuk mengatur pelaksanaannya. “Sehingga, nantinya, semua kegiatan akan bersifat non formal, tidak kaku, serta menyenangkan, sehingga membuat siswa nyaman dan senang belajar,” ujar Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut.

Selain itu Kemendikbud juga mengutamakan kearifan lokal dengan memakai pengembangan ekosistem lingkungan. Siswa nantinya dapat belajar di kelas, di sekitar lingkungan sekolah, atau juga dapat belajar di lingkungan sekolah.

“Nantinya, sekolah akan menggali potensi dan nilai-nilai kearifan lokal. Jadi secara nasional, tidak ada lagi penyeragaman penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kita beri otonomi kepada masing-masing sekolah. Pasti nantinya ada perbedaan antara sekolah di pinggir pantai dengan sekolah di kota dan sekolah di pedesaan. Sudah waktunya untuk mengedepankan pentingnya keanekaragaman,” tuturnya.

Muhadjir mengharapkan agar sekolah dapat dijadikan rumah kedua untuk para siswa. “Jangan sampai rumah kedua bagi anak itu adalah mall, pusat perbelanjaan, bahkan di jalanan, ikut menjadi anggota geng motor. Kita harus pastikan sekolah menjadi rumah kedua yang nyaman bagi siswa. Tentunya pendidik utama adalah orang tua,” kata Muhadjir.

Di samping itu Muhadjir beranggapan bahwa tak semua sanksi fisik dari guru adalah wujud kekerasan pada anak. “Pendidik bukan hanya beri curahan kasih sayang, untuk bentuk pribadi anak yang kuat dan tangguh juga tahan banting. Itu tidak bisa tanpa pendidikan yang keras,” jelas Muhadjir.

Menurut Muhadjir, maraknya kriminalisasi pada guru disebabkan karena adanya kesalahpahaman dan perbedaan cara mendidik antara guru dan orang tua. “Guru ada saatnya tindak kekerasan demi kebaikan murid. Kesalahpahaman orang tua dan guru bicarakan dulu baik-baik,” ucapnya.

“Kami menyayangkan kalau kekerasan pada guru masih terus terjadi. Orang tua dan guru harus bisa bedakan mana bentuk kekerasan mana yang pendisiplinan, ada batasannya,” tandas Muhadjir.

Untuk info guru lainnya, bisa kunjungi laman    DISINI

Sumber : kursrupiah

Demikian berita yang dapat rppkurikulum2013.org berikan, semoga ada manafatnya untuk kita semua........

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
1 Komentar untuk "SIAP-SIAP MENDIKBUD MUHADJIR EFFENDY TERPAKAN KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH INDONESIA"

Yang penting mantap persiapannya tdk seperti kurikulum 2013 alias kurtilas (kurikukum tidak jelas)!!!

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top